Dispersip Tanbu Akan Beri Penghargaan Kepada Komunitas Penggiat Literasi

- Kontributor

Senin, 9 Oktober 2023 - 01:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATULICIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu(Tanbu)akan memberikan penghargaan bagi komunitas penggiat literasi di Bumi Bersujud.

Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani melalui Sekretaris, M Saleh menjelaskan penghargaan kepada komunitas literasi di berikan pada acara Festival Literasi Bersujud 18-24 Oktober 2023 di Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir.

“Ini bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada komunitas pegiat literasi yang membantu meningkatkan minat baca dan mempromosikan Perpustakaan Tanbu,” ungkapnya, Senin (9/10/2023).

Adapun komunitas yang menerima penghargaan nantinya yaitu Komunitas Bestari, Kopi Ambar, dan Pelita.

“Contohnya, Komunitas Pelita. Mereka aktif mengadakan pelatihan dalam rangka meningkatkan skill dan indeks literasi masyarakat di Tanbu,” bebernya.

Komunitas literasi di Tanbu ini aktif melakukan pertemuan sebagai upaya menggerakkan literasi daerah.

Kemudian, mengenalkan budaya membaca kepada anak sejak usia dini, maupun mengajak masyarakat berpikir kritis memajukan literasi.

Sementara itu, pihak Komunitas Bestari menyatakan sedang melakukan persiapan peningakatan literasi melalui Festival Literasi, komunitasnya akan terlibat secara langsung.

Slogan Literaso Bertasi adalah “Menggerakkan Literasi, Mengkampanyekan Buku dan Edukasi, Memerangi Buta Makna.

Bestari menyebut jika membaca adalah sebuah perjalanan untuk menjelajah dunia.

Sekedar informasi, literasi memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, pendidikan, dan masyarakat secara umum.

Dengan tingkat literasi yang tinggi, individu dapat berpartisipasi secara aktif dalam pembelajaran, berkomunikasi dengan efektif, dan mengambil keputusan dalam berbagai aspek kehidupan mereka.

Hal tersebut dapat menjadikan seseorang menjadi literat yang di butuhkan bangsa agar Indonesia dapat bangkit dari keterpurukan bahkan bersaing dan hidup sejajar dengan bangsa lain.

Pentingnya kesadaran berliterasi sangat mendukung keberhasilan seseorang dalam menangani berbagai persoalan.

Sedangkan dampak dari kurangnya literasi yaitu, rendahnya pengetahuan analisis, problem solving dan critical thinking yang menjadi pondasi utama untuk kecerdasan intelektual

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru