Komisi III DPRD Tanah Bumbu Soroti Lambannya Tender Pekerjaan, Dinas PUPR Ungkap Alasan Mendasar

- Kontributor

Kamis, 6 Februari 2025 - 09:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi III DPRD Tanah Bumbu Soroti Lambannya Tender Pekerjaan, Dinas PUPR Ungkap Alasan Mendasar

Komisi III DPRD Tanah Bumbu Soroti Lambannya Tender Pekerjaan, Dinas PUPR Ungkap Alasan Mendasar

TANAHBUMBU – Rapat kerja Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Bumbu bersama Dinas PUPR berlangsung penuh dinamika pada Kamis (6/2/2025). DPRD mempertanyakan belum bergulirnya tender pekerjaan hingga Februari ini, yang berpotensi menyebabkan keterlambatan proyek infrastruktur di daerah tersebut.

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Andi Asdar Wijaya, dihadiri anggota DPRD serta jajaran Dinas PUPR yang dipimpin Kepala Dinas PUPR, Hernadi Wibisono. Dalam diskusi yang cukup intens, DPRD menekan pihak PUPR agar segera mengambil langkah konkret.

“Kami di Komisi III mempertanyakan mengapa hingga saat ini belum ada pergerakan dari Dinas PUPR. Jika tidak segera dilakukan tender, proyek bisa tertunda dan merugikan masyarakat,” tegas Andi Asdar Wijaya.

Menanggapi hal itu, Hernadi Wibisono mengungkapkan bahwa keterlambatan tersebut disebabkan oleh kebijakan Pemerintah Pusat. Ia menyebut adanya Instruksi Presiden (Inpres) yang berdampak pada tertundanya Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025.

“DAK senilai Rp30 miliar yang dialokasikan untuk Tanah Bumbu masih terpending akibat pemangkasan anggaran nasional. Kami masih menunggu arahan lebih lanjut dari pusat,” jelas Hernadi.

Tak hanya itu, kendala lain muncul dari perubahan regulasi sistem pengadaan barang dan jasa. Pemerintah kini menerapkan E-Katalog versi 6, yang masih dalam tahap sosialisasi dan belum sepenuhnya dipahami oleh tim Dinas PUPR.

“Saat ini tim Bina Marga sedang mengikuti sosialisasi terkait penerapan E-Katalog versi terbaru. Setelah proses ini selesai, barulah tender dapat dimulai,” tambahnya.

Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu berharap, meski ada kendala dari pusat, Dinas PUPR bisa segera menemukan solusi agar proyek-proyek pembangunan tidak terbengkalai.

Dengan ketidakpastian yang ada, masyarakat Tanah Bumbu kini menunggu aksi nyata dari pemerintah daerah. Akankah perencanaan pembangunan 2025 tetap berjalan sesuai target, atau justru semakin tertunda? Jawabannya bergantung pada langkah strategis yang diambil dalam waktu dekat.

Berita Terkait

Makhruri Hadiri Peringatan Hari Santri 2026, Pembangunan Kantor MWCNU Mantewe Dimulai
Hasanuddin Imbau Warga Tanah Bumbu Waspada Karhutla dan Kabut Asap
Makhruri Dorong Industri Prioritaskan Lulusan SMK dan Tenaga Kerja Lokal Tanah Bumbu
DPRD Tanah Bumbu Kawal RAPBD 2027, Infrastruktur dan Pelayanan Publik Jadi Prioritas
RAPBD 2027 Tanah Bumbu Capai Rp2,888 Triliun, Ini Rincian Pendapatan dan Belanjanya
Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu Hasanuddin Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Kabag Ops Polres
DPRD Tanah Bumbu Usulkan Dua Raperda, Fokus Penanggulangan Kemiskinan dan Pengembangan SDM
DPRD Tanah Bumbu Peringati HUT ke-22, Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:36 WITA

Makhruri Hadiri Peringatan Hari Santri 2026, Pembangunan Kantor MWCNU Mantewe Dimulai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Hasanuddin Imbau Warga Tanah Bumbu Waspada Karhutla dan Kabut Asap

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:31 WITA

Makhruri Dorong Industri Prioritaskan Lulusan SMK dan Tenaga Kerja Lokal Tanah Bumbu

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:29 WITA

DPRD Tanah Bumbu Kawal RAPBD 2027, Infrastruktur dan Pelayanan Publik Jadi Prioritas

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:26 WITA

RAPBD 2027 Tanah Bumbu Capai Rp2,888 Triliun, Ini Rincian Pendapatan dan Belanjanya

Berita Terbaru