Disbunnak Kalsel Perkuat Pengembangan Kelapa Sawit Rakyat dengan Pengawasan Mutu Benih Ketat

- Kontributor

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat fondasi pengembangan perkebunan karet rakyat melalui pengawasan mutu benih yang ketat. Upaya ini menjadi bagian penting dalam mendukung program prioritas Pengembangan Korporasi Pekebun Berbasis Kawasan Karet (BANGSIBUN BAKARET) yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Pengawasan, Sertifikasi Benih, dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BPSBPTP) Kalsel, pengawasan dilakukan dengan memastikan setiap benih yang akan digunakan pekebun telah memenuhi standar mutu yang ditetapkan.

Salah satu kegiatan pengawasan tersebut melihat proses sertifikasi benih karet okulasi dalam polibag siap salur yang diproduksi oleh penangkar lokal resmi.

Pengawas Benih Tanaman (PBT) BPSBPTP Kalsel melakukan pemeriksaan administratif serta verifikasi teknis lapangan sesuai dengan ketentuan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 328 Tahun 2015 dan Nomor 85 Tahun 2017 tentang produksi, sertifikasi, dan peredaran benih tanaman perkebunan.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap benih karet okulasi Klon IRR 112 yang telah diproduksi dalam bentuk polibag siap salur. Parameter yang diperiksa meliputi tinggi payung daun pertama, diameter tunas, jumlah payung daun, warna daun, kesehatan tanaman, hingga kesesuaian ukuran dan warna polibag.

Kepala Disbunnak Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi menegaskan bahwa sertifikasi benih menjadi langkah strategis untuk memastikan kualitas bahan tanam yang digunakan oleh pekebun.

“Melalui kegiatan sertifikasi ini, kita memastikan benih yang beredar memiliki standar mutu genetik, fisik, dan fisiologis yang baik. Dengan benih unggul bersertifikat, produktivitas perkebunan karet rakyat dapat meningkat dan pengembangan kawasan karet bisa berjalan lebih berkelanjutan,” ujarnya di Banjarbaru, Rabu (11/3/2026)

Ia menambahkan, pengawasan yang konsisten juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat daya saing komoditas karet Kalimantan Selatan di masa mendatang.

Melalui komitmen pengawasan dan sertifikasi yang ketat, BPSBPTP Kalsel terus memastikan ketersediaan benih unggul bagi pekebun sebagai fondasi penting dalam mewujudkan kawasan perkebunan karet yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan di Kalimantan Selatan. MC Kalsel/scw

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru