UPTD Sertifikasi Kompetensi SDM Kalsel Mulai Jalankan Program Uji Kompetensi dan Pengembangan ASN 2026

- Kontributor

Senin, 16 Maret 2026 - 13:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UPTD Sertifikasi Kompetensi Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Selatan mulai menjalankan berbagai program peningkatan kompetensi aparatur pada tahun 2026. Lembaga yang baru dibentuk ini mengelola sejumlah kegiatan sertifikasi dan pengembangan kemampuan aparatur sipil negara (ASN).

Kepala UPTD Sertifikasi Kompetensi SDM Provinsi Kalimantan Selatan, Abdul Haris, mengatakan bahwa keberadaan UPTD ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah daerah untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia aparatur.

“UPTD Sertifikasi Kompetensi Sumber Daya Manusia ini baru dibentuk pada tahun 2024 dengan keluarnya Peraturan Gubernur Nomor 036 Tahun 2024 tentang Unit Pelaksana Teknis Daerah Sertifikasi Kompetensi Sumber Daya Manusia,” ujarnya saat ditemui di Banjarbaru, Senin (16/3/2026).

Ia menjelaskan, pada tahun 2026 pihaknya memperoleh anggaran sekitar Rp1,1 miliar untuk melaksanakan berbagai program peningkatan kompetensi ASN. Anggaran tersebut dimanfaatkan untuk sejumlah kegiatan strategis yang berkaitan dengan sertifikasi serta pengembangan kapasitas aparatur.

“Kegiatan yang dilaksanakan di antaranya uji kompetensi pengadaan barang dan jasa pemerintah, uji kompetensi jabatan fungsional Satpol PP, serta kegiatan pengembangan kompetensi bagi ASN dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),” jelasnya.

Selain itu, UPTD juga mulai melaksanakan orientasi bagi PPPK yang berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan. Salah satu daerah yang telah mengajukan peserta adalah Kabupaten Kotabaru.

“Untuk sementara kami juga melaksanakan orientasi PPPK. Dari Kabupaten Kotabaru saja ada usulan sekitar 237 orang. Kegiatan ini akan dilaksanakan dalam beberapa angkatan yang diselenggarakan di UPTD,” tambahnya.

Menurutnya, program-program tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat sistem sertifikasi kompetensi ASN di daerah. UPTD diharapkan dapat menjadi pusat layanan sertifikasi dan pengembangan kompetensi aparatur pemerintah di Kalimantan Selatan.

Ke depan, pihaknya juga membuka peluang bagi kabupaten dan kota lain untuk memanfaatkan layanan UPTD dalam pelaksanaan sertifikasi dan pengembangan kompetensi ASN. MC Kalsel/dam

Berita Terkait

DLH Kalsel Salurkan 2.000 Ember dan Tong Sampah, Dorong Pemilahan dari Rumah Tangga
BMKG Kalsel: Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal dan Cenderung Lebih Kering
Antusiasme Membludak, 249 Atlet Ramaikan Seleksi Basket Banjarmasin Menuju POPDA 2026
Bappeda Kalsel Pastikan Keselarasan Program Lewat Desk Renja 2027
Koordinasi Dishut Kalsel Perkuat Tertib Administrasi RBP REDD+
Disdikbud Kalsel Pastikan Sistem Penerimaan Murid Baru 2026 Siap Dilaksanakan
Ekspor Kalsel Capai US$800,02 Juta pada Februari 2026
Disdag Kalsel Umumkan Pembukaan Pendaftaran dan Seleksi EO untuk Kalsel Expo 2026

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 18:53 WITA

DLH Kalsel Salurkan 2.000 Ember dan Tong Sampah, Dorong Pemilahan dari Rumah Tangga

Kamis, 2 April 2026 - 14:30 WITA

BMKG Kalsel: Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal dan Cenderung Lebih Kering

Kamis, 2 April 2026 - 14:28 WITA

Antusiasme Membludak, 249 Atlet Ramaikan Seleksi Basket Banjarmasin Menuju POPDA 2026

Kamis, 2 April 2026 - 14:26 WITA

Bappeda Kalsel Pastikan Keselarasan Program Lewat Desk Renja 2027

Kamis, 2 April 2026 - 14:11 WITA

Koordinasi Dishut Kalsel Perkuat Tertib Administrasi RBP REDD+

Berita Terbaru