Datangi Koni Kalsel, Hasnuryadi Konsultasi Regulasi Larangan AD/ART Ketua KONI 

- Kontributor

Selasa, 14 April 2026 - 10:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkah tidak biasa ditunjukkan oleh bakal calon Ketua KONI Kalimantan Selatan periode 2026—2030, Hasnuryadi Sulaiman. Wakil Gubernur Kalsel tersebut mendatangi Sekretariat KONI Kalsel bersama timnya pada Minggu lalu (12/4/2026) dini hari sekitar pukul 00.00 WITA untuk berkonsultasi langsung dengan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) terkait aturan AD/ART KONI, khususnya soal larangan rangkap jabatan di cabang olahraga.

Hasnuryadi mengaku baru bisa hadir tengah malam setelah menyelesaikan tugasnya di Stadion 17 Mei usai pertandingan Barito Putera. Ia pun langsung menyampaikan permohonan maaf atas kedatangannya di luar jam lazim tersebut.

“Pertama tentunya ingin silaturahmi dan memohon maaf karena baru bisa datang tengah malam. Kami menunggu sampai tugas di stadion selesai, baru bisa ke sini. Tidak ada maksud lain, hanya ingin memastikan semuanya berjalan lancar,” ujar Hasnuryadi, Selasa (14/4/2026).

Inti dari kunjungan tersebut adalah keingintahuan Hasnuryadi untuk memastikan bahwa proses pencalonannya tidak menyalahi aturan yang berlaku.

Hal ini berkaitan dengan jabatan yang saat ini masih ia emban sebagai Ketua Pengprov di tiga cabang olahraga sekaligus yakni PSSI, FPTI, dan PGSI Kalimantan Selatan. Ia menegaskan akan segera berkoordinasi dengan induk organisasi cabor terkait untuk mendapatkan kepastian regulasi.

“Kami akan konsultasi juga dengan induk organisasi cabor yang ada, seperti sepak bola, gulat, dan panjat tebing. Supaya semua sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelasnya.

Hasnuryadi juga menyampaikan komitmennya untuk menjunjung tinggi nilai-nilai olahraga dalam setiap langkah yang diambilnya, termasuk dalam proses pencalonan ini.

“Kita tahu olahraga menjunjung tinggi nilai fair play, sportivitas, persatuan dan kesatuan. Ini bukan hanya soal prestasi, tapi juga bagaimana kita memberi contoh kepada masyarakat,” katanya.

Langkah Hasnuryadi ini mendapat respons sangat positif dari Ketua TPP KONI Kalsel, Abdul Haris Makkie, yang menyebutnya sebagai sikap yang elegan dan jarang ditemui dalam dinamika organisasi olahraga.

“Kami sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan luar biasa. Ini elegan sekali apa yang dilakukan Pak Hasnur,” ujar Haris Makkie.

Ia menjelaskan bahwa dalam praktik yang selama ini berlangsung, persoalan rangkap jabatan kerap dianggap bukan masalah. Namun Hasnuryadi justru memilih jalan berbeda dengan memastikan semuanya benar-benar bersih dan sesuai aturan sebelum melangkah lebih jauh.

“Kalau dari sisi yang sudah ada atau pernah dilakukan, sebenarnya tidak masalah. Tapi beliau tidak menginginkan seperti itu. Yang diinginkan adalah betul-betul clear and clean terhadap hal-hal yang diatur dalam AD/ART,” jelas Haris Makkie.

Ia pun menilai sikap tersebut menjadi pembelajaran berharga bagi seluruh pengurus dan pegiat olahraga agar tidak mengabaikan aturan hanya demi menduduki sebuah jabatan.

“Ini pelajaran berharga bagi kita semua di organisasi olahraga. Jangan sampai ada aturan yang kita tabrak hanya untuk sebuah posisi,” tegasnya.

Terkait tindak lanjut, Haris Makkie mengungkapkan bahwa KONI Kalsel akan melakukan konsultasi dengan KONI Pusat untuk mendapatkan kepastian regulasi, yang dapat dilakukan melalui komunikasi jarak jauh tanpa harus datang langsung ke Jakarta. Hasnuryadi sebagai Ketua PSSI Kalsel juga disarankan untuk berkoordinasi langsung dengan PSSI Pusat.

“Keputusannya seperti apa, kita tunggu hasil konsultasi. Kami berharap langkah ini menghasilkan keputusan yang jelas dan tidak menimbulkan polemik di kemudian hari,” pungkas Haris Makkie. MC Kalsel/tgh

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru