Penguatan Ketahanan Nelayan Kalsel Hadapi Perubahan Iklim dan Dorong Produktivitas Perikanan Tangkap

- Kontributor

Senin, 20 April 2026 - 15:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat strategi ketahanan nelayan di tengah tekanan perubahan iklim yang kian dirasakan pada sektor perikanan tangkap. Pergeseran musim angin, gelombang tinggi, hingga cuaca ekstrem menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi nelayan di wilayah pesisir.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono, menegaskan bahwa adaptasi terhadap perubahan iklim menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan usaha nelayan.

“Perubahan iklim telah memengaruhi pola musim tangkap dan keselamatan nelayan. Karena itu, kita harus memperkuat strategi adaptasi, mulai dari pemanfaatan informasi cuaca berbasis teknologi hingga peningkatan kapasitas nelayan agar lebih siap menghadapi dinamika di laut,” ujar Rusdi di Banjarbaru, Senin (20/4/2026).

Ia menjelaskan, salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah penyediaan akses informasi cuaca dan musim tangkap melalui kolaborasi dengan BMKG, pemanfaatan aplikasi cuaca laut, serta radio nelayan. Hal ini bertujuan agar nelayan dapat merencanakan aktivitas melaut secara lebih aman dan efisien.

Selain itu, DKP Kalsel juga mendorong diversifikasi alat dan metode penangkapan ikan yang lebih ramah lingkungan dan adaptif terhadap perubahan musim. Dengan demikian, nelayan tidak hanya bergantung pada satu jenis komoditas maupun pola musim tertentu.

“Diversifikasi ini penting agar nelayan tetap produktif meskipun terjadi perubahan kondisi laut. Di sisi lain, keselamatan melaut juga menjadi prioritas melalui pelatihan mitigasi bencana, penggunaan alat keselamatan, serta penguatan kelembagaan SAR laut berbasis masyarakat pesisir,” tambahnya.

Di sisi produksi, Rusdi menekankan pentingnya peningkatan kapasitas usaha perikanan tangkap melalui modernisasi armada dan alat tangkap skala kecil hingga menengah yang lebih efisien bahan bakar dan mampu beradaptasi dengan kondisi laut yang dinamis.

“Modernisasi ini tentu kita sesuaikan dengan kemampuan dan ketersediaan anggaran pemerintah, namun tetap menjadi prioritas untuk meningkatkan efisiensi dan hasil tangkapan nelayan,” jelasnya.

Tak hanya itu, penguatan fasilitas pasca-panen juga menjadi perhatian, seperti penyediaan cold storage, es batu, serta peningkatan kualitas Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang higienis guna mengurangi kehilangan hasil tangkapan.

Rusdi juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) nelayan melalui pelatihan manajemen usaha, pencatatan hasil tangkap, serta pemahaman terhadap dinamika harga pasar.

“Penguatan SDM nelayan sangat penting agar mereka tidak hanya mampu menangkap ikan, tetapi juga mengelola usaha secara berkelanjutan dan memiliki daya tawar yang lebih baik di pasar,” tutup Rusdi.

Dengan berbagai strategi tersebut, DKP Kalsel optimistis ketahanan nelayan dapat terus diperkuat, sekaligus mendorong peningkatan produksi perikanan tangkap yang berkelanjutan di tengah tantangan perubahan iklim. MC Kalsel/scw

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru