Perkuat Data Spasial Sawit, Disbunnak Kalsel Gelar Bimtek Pemetaan Lahan Perkebunan 2026

- Kontributor

Senin, 20 April 2026 - 12:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus mendorong penguatan tata kelola sektor perkebunan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Hal ini diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendataan dan Pemetaan Lahan Perkebunan Tahun 2026 yang difokuskan pada peningkatan akurasi data spasial kelapa sawit.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi, menegaskan bahwa kelapa sawit merupakan komoditas strategis nasional sekaligus tulang punggung ekonomi daerah. Oleh karena itu, keberadaan data yang akurat dan terintegrasi menjadi kunci dalam menjawab tantangan pembangunan ke depan.

“Kelapa sawit adalah komoditas strategis nasional yang menjadi tulang punggung ekonomi di Kalimantan Selatan. Seiring dinamika regulasi global dan nasional, terutama terkait aspek keberlanjutan dan legalitas, maka tuntutan akan data spasial perkebunan kelapa sawit yang akurat menjadi sangat penting,” ujar Suparmi di Banjarbaru, Senin (20/4/2026).

Ia menambahkan, potensi besar sektor perkebunan tidak akan dapat dikelola secara optimal tanpa dukungan data yang valid. Menurutnya, saat ini seluruh pemangku kepentingan dituntut untuk bekerja berbasis data, bukan sekadar asumsi.

“Saat ini kita dituntut untuk bekerja berbasis data. Tantangan pembangunan tahun 2026 dan masa depan tidak lagi bisa dijawab dengan perkiraan semata. Kita membutuhkan peta spasial yang presisi dan data statistik yang valid,” tegasnya.

Lebih lanjut, Suparmi menjelaskan bahwa data yang akurat sangat penting dalam mendukung berbagai program strategis, seperti identifikasi sawit rakyat guna mendukung sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), serta optimalisasi Dana Bagi Hasil (DBH) sawit untuk pembangunan infrastruktur perkebunan.

“Data yang akurat akan memastikan luas lahan petani swadaya terdata dengan benar untuk mendukung program sertifikasi ISPO. Selain itu, data tersebut juga menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan infrastruktur perkebunan melalui dana bagi hasil,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Suparmi juga menekankan pentingnya peran tenaga pemetaan di lapangan sebagai ujung tombak pengumpulan data.

“Saudara adalah mata dan telinga pemerintah di tingkat paling bawah. Saya meminta agar seluruh peserta benar-benar memahami teknik pengambilan titik koordinat yang presisi, verifikasi batas lahan yang valid, serta penggunaan aplikasi pendataan yang telah disiapkan,” pesannya.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada lagi tumpang tindih data maupun lahan yang belum terpetakan dalam sistem informasi pemerintah.

“Jangan ada lagi tumpang tindih data atau lahan yang tidak terpetakan. Kita harus memastikan bahwa setiap jengkal perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Selatan masuk dalam sistem informasi kita secara akurat,” tegas Suparmi.

Melalui Bimtek ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kemampuan teknis, memanfaatkan teknologi pemetaan terbaru seperti GPS dan aplikasi berbasis android, serta menjaga integritas data yang dikumpulkan di lapangan.

Selain itu, koordinasi antarpetugas juga menjadi perhatian utama untuk memastikan sinkronisasi data antara kabupaten/kota dan provinsi.

“Perkuat jejaring komunikasi antar petugas di seluruh Kalimantan Selatan agar terjadi sinkronisasi data yang selaras. Bangun integritas, pastikan data yang diambil adalah data riil, bukan sekadar data di balik meja,” pungkasnya. MC Kalsel/scw

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru