Festival Sepak Bola Usia Dini Kalsel Lahirkan Bibit Unggul, Banjarbaru U-10 dan Tanah Bumbu U-12 Tampil Terbaik

- Kontributor

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Festival Sepak Bola Usia Dini kategori U-10 dan U-12 Provinsi Kalimantan Selatan berlangsung sukses di Lapangan Minisoccer Mabrur, Banjarbaru, Minggu (28/6/2026). 

Selain melahirkan para juara terbaik, ajang hasil kolaborasi Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan bersama Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) Kalimantan Selatan ini menjadi wadah pencarian bibit atlet sepak bola berbakat dari berbagai kabupaten dan kota.

Pada kategori U-10, tim FORSGI Banjarbaru keluar sebagai juara pertama setelah mengalahkan FORSGI Kabupaten Tapin di partai final. Posisi ketiga diraih FORSGI Kota Banjarmasin.

Sementara itu, di kategori U-12, FORSGI Kabupaten Tanah Bumbu berhasil menjadi juara pertama usai menundukkan FORSGI Kota Banjarbaru pada laga final. Adapun peringkat ketiga diraih FORSGI Kabupaten Tanah Laut.

Pengalungan medali dan penyerahan trofi kepada para juara dilakukan langsung oleh Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hapiz, didampingi Ketua FORSGI Kalimantan Selatan, Budiono, serta Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel, Muhammad Anugrah.

Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hapiz, mengatakan festival tersebut merupakan implementasi arahan Gubernur Kalimantan Selatan untuk memperkuat kolaborasi dengan organisasi masyarakat dalam membudayakan olahraga.

“Festival ini bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi sarana mengenalkan nilai-nilai sportivitas kepada anak-anak sejak usia dini. Di dalamnya juga terdapat proses talent scouting sehingga kami dapat mengevaluasi pembinaan olahraga yang telah berjalan di kabupaten dan kota,” ujarnya.

Menurutnya, festival yang diikuti perwakilan dari 10 kabupaten/kota tersebut menunjukkan pemerataan kualitas pembinaan sepak bola usia dini di Kalimantan Selatan.

“Kalau sebelumnya pada ajang Piala Presiden didominasi Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar, kali ini juara berasal dari Banjarbaru dan Tanah Bumbu. Ini menunjukkan kekuatan sepak bola usia dini sudah semakin merata dan tidak hanya terpusat di kota besar,” katanya.

Pebriadin berharap festival ini dapat menjadi agenda rutin tahunan sebagai pintu masuk pembinaan atlet sepak bola usia dini di Banua.

Ketua FORSGI Kalimantan Selatan, Budiono, mengungkapkan festival tersebut juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Piala Bila Negara tingkat nasional yang akan berlangsung pada 23–25 Juli 2026.

Ia menilai hasil pertandingan memperlihatkan perkembangan sepak bola usia dini di Kalimantan Selatan yang semakin merata di berbagai daerah.

“Ini membuktikan pembinaan sepak bola usia dini sudah berkembang di hampir seluruh kabupaten dan kota. Harapannya akan terus lahir bibit-bibit muda yang mampu membawa prestasi bagi Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Budiono menjelaskan, tim yang akan diberangkatkan ke tingkat nasional tidak sepenuhnya diambil dari tim juara. FORSGI akan memilih 14 pemain terbaik hasil pemantauan selama festival berlangsung.

“Sebelum berangkat ke nasional, para pemain akan menjalani pemusatan latihan (TC) serta melakoni satu hingga dua pertandingan uji coba sebagai bagian dari penguatan mental dan teknik,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel, Muhammad Anugrah, mengaku puas dengan penyelenggaraan festival tahun ini yang berlangsung aman dan kompetitif.

Menurutnya, ajang tersebut bukan hanya mengajarkan anak-anak tentang persaingan yang sehat, tetapi juga menanamkan kegembiraan dalam berolahraga.

“Melalui sepak bola, anak-anak belajar sportivitas sekaligus menikmati proses bermain. Festival ini akan kami jadwalkan setiap tahun karena menjadi salah satu ajang strategis untuk mencetak atlet sepak bola sejak usia dini bagi Kalimantan Selatan,” pungkasnya. MC Kalsel/tgh

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru