Si Emo Demo, Inovasi Edukasi Gizi Berbasis Emosi Percepat Pencegahan Stunting di Kalsel

- Kontributor

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan terus menghadirkan inovasi dalam upaya percepatan penurunan stunting. Salah satunya melalui aksi perubahan Edukasi Gizi Metode Emo Demo (Si Emo Demo) yang digagas Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Ardiansyah.

Inovasi ini diperkenalkan melalui kegiatan Sosialisasi Aksi Perubahan Si Emo Demo sebagai langkah mengoptimalkan pembinaan pelayanan gizi bagi ibu balita dengan pendekatan yang lebih interaktif dan menyentuh aspek psikologis peserta.

Ardiansyah menjelaskan, Si Emo Demo merupakan metode edukasi berbasis Emotional Demonstration (Emo Demo) yang dirancang untuk menggugah emosi peserta sehingga pesan-pesan kesehatan lebih mudah dipahami, diingat, dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Metode ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga mendorong perubahan perilaku melalui pendekatan psikologis sehingga ibu balita lebih siap menerapkan praktik gizi yang baik sebagai upaya pencegahan stunting,” ujar Ardiansyah, Selasa (7/7/2026).

Pada tahap awal, aksi perubahan ini akan dilaksanakan selama dua bulan dengan pilot project di dua desa, yakni Desa Pembantanan dan Desa Sungai Pinang Baru, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.

“Pelaksanaan diawali dengan konsultasi bersama mentor dan coach, pembentukan tim, penyusunan materi, uji coba metode, implementasi edukasi, hingga monitoring dan evaluasi,” katanya.

Dalam jangka menengah, program ini ditargetkan diperluas ke lebih banyak desa di Kecamatan Sungai Tabuk dalam waktu satu tahun. Sementara untuk jangka panjang, Si Emo Demo diharapkan dapat diterapkan secara lebih luas di Kabupaten Banjar sebagai bagian dari strategi peningkatan pelayanan gizi masyarakat.

Selain meningkatkan kualitas pembinaan pelayanan gizi, inovasi ini juga diharapkan menjadi model pelayanan publik yang dapat direplikasi sebagai media alternatif percepatan penurunan stunting di Kalimantan Selatan.

“Melalui pendekatan yang lebih komunikatif dan partisipatif, peserta tidak hanya memperoleh edukasi mengenai gizi dan pencegahan stunting, tetapi juga mendapatkan ruang diskusi bersama tenaga kesehatan untuk meluruskan berbagai mitos dan hoaks seputar pola asuh serta pemenuhan gizi balita,” ungkapnya.

Bagi masyarakat, Si Emo Demo diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan gizi secara efektif, membangun kesadaran pentingnya peran orang tua dalam tumbuh kembang anak, sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik dan mudah dipahami.

Aksi perubahan ini juga sejalan dengan Asta Cita pembangunan nasional, khususnya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

“Keberhasilan implementasi Si Emo Demo diharapkan dapat mendukung percepatan penurunan stunting sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Gubernur Kalimantan Selatan dalam mewujudkan generasi Banua yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” pungkasnya. MC Kalsel/scw

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru