PUPR Kalsel Siaga Hadapi Puncak Kemarau, Perkuat Irigasi Jaga Ketahanan Pangan

- Kontributor

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan mulai memperkuat berbagai langkah antisipasi menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan terjadi pada Agustus 2026.

Fokus utama diarahkan pada pengamanan ketersediaan air irigasi bagi lahan pertanian serta menjaga pasokan air baku agar tetap mencukupi di sejumlah wilayah.

Kadis PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib melalui Kepala Seksi Irigasi dan Air Baku, Herry Ade Permana, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi melalui Komisi Irigasi untuk menyusun strategi mitigasi dalam menghadapi potensi dampak musim kemarau.

“Untuk mendukung ketahanan pangan, kami telah melakukan sosialisasi kepada para petani agar mempercepat masa tanam sebelum puncak kemarau tiba. Selain itu, sejumlah infrastruktur irigasi juga telah dipersiapkan,” ujarnya, Kamis (9/7/2026).

Ia menjelaskan, PUPR Kalsel juga telah menyusun konsep penanganan kawasan rawan kekeringan berdasarkan hasil kajian bersama Universitas Brawijaya. Kajian tersebut menghasilkan pola penanganan yang dibagi ke dalam beberapa zona sesuai karakteristik wilayah sehingga penanganannya dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.

Menurut Herry, pengalaman menghadapi fenomena El Nino pada 2023 menjadi pelajaran penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.

Sejumlah pekerjaan fisik telah dilakukan, mulai dari pembangunan bangunan pengendali air, rehabilitasi saluran irigasi, hingga normalisasi atau pendalaman saluran yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

Selain itu, PUPR Kalsel juga melakukan pengaturan operasional pintu air sebagai upaya mempertahankan cadangan air di daerah irigasi.

“Menjelang musim kemarau, kami juga melakukan pengaturan pintu-pintu air. Ada beberapa pintu air yang ditutup penuh untuk mempertahankan cadangan air, sementara di lokasi tertentu tinggi balok pintu air terus disesuaikan agar debit air tetap terjaga dan dapat mengurangi risiko kekeringan,” jelasnya.

Upaya mitigasi juga dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk sektor kehutanan, untuk menjaga kecukupan air di kawasan sekitar Bandara Syamsudin Noor. Salah satu langkah yang telah dilakukan ialah membuka pintu air tertentu sejak Mei 2026 guna menjaga kelembapan lahan dan mencegah kawasan tersebut mengalami kekeringan.

Meski berbagai langkah antisipasi telah disiapkan, PUPR Kalsel tetap melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan cuaca mengingat puncak musim kemarau diperkirakan baru akan terjadi pada Agustus mendatang.

“Kami akan terus melakukan simulasi, pemantauan, serta pembersihan saluran-saluran yang masih memerlukan penanganan agar sistem irigasi tetap berfungsi optimal saat kemarau mencapai puncaknya,” pungkas Herry. MC Kalsel/tgh

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru