Dispar Kalsel Matangkan Rencana Aksi Pariwisata untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

- Kontributor

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pariwisata terus mematangkan langkah strategis untuk meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) dan pemaparan laporan Antara tentang Penyusunan Kajian Pengembangan Rencana Aksi Pengembangan Kepariwisataan Kalsel.

Kegiatan yang digelar di Banjarmasin, Selasa (21/7/2026), ini merupakan kelanjutan dari tahapan ekspos pendahuluan yang telah dilaksanakan sekitar dua bulan sebelumnya. Dalam FGD tersebut, tim penyusun dari Universitas Indonesia (UI) memaparkan hasil laporan Antara sebelum memasuki tahap penyusunan laporan akhir.

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Iwan Fitriady, mengatakan kajian tersebut menjadi bagian dari upaya menyusun Rencana Aksi 8 Persen yang diharapkan dapat mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi Kalsel hingga 2029.

“Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama dengan tim penyusun Rencana Aksi 8 Persen dari Universitas Indonesia melaksanakan FGD laporan Antara tentang penyusunan kajian pengembangan rencana aksi pengembangan kepariwisataan Kalimantan Selatan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan,” ujar Iwan.

Ia menjelaskan, penyusunan kajian tersebut melibatkan akademisi dari UI yang memiliki keahlian di bidang pertumbuhan ekonomi regional. Ketua tim penyusun juga disebut memiliki latar belakang akademik dan kedekatan emosional dengan Kalimantan Selatan sehingga diharapkan dapat memahami kondisi geografis serta sosial-ekonomi daerah secara lebih mendalam.

Menurut Iwan, penyusunan Rencana Aksi 8 Persen dilatarbelakangi oleh target pertumbuhan ekonomi yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Pertumbuhan ekonomi Kalsel pada 2025 tercatat sebesar 5,2 persen, sedangkan target yang ingin dicapai pada 2029 sebesar 8,1 persen.

Sementara itu, kontribusi sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi Kalsel pada 2025 tercatat sebesar 0,22 persen. Angka tersebut menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan peran sektor pariwisata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan tahun 2025 itu 5,2 persen. Target di RPJMD pada 2029 adalah 8,1 persen. Pada 2025, sektor pariwisata berkontribusi 0,22 persen. Inilah yang menjadi tantangan kita. Harapannya, pada 2029 kontribusi tersebut paling tidak bisa lebih dari satu persen terhadap pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Untuk merumuskan strategi yang komprehensif, FGD tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Di antaranya, pelaku dan asosiasi pariwisata seperti Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), dan Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASTINDO).

Selain itu, kegiatan tersebut turut melibatkan kepala dinas yang membidangi pariwisata dari 13 kabupaten/kota se-Kalsel, sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel, serta instansi vertikal terkait, termasuk Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel.

Iwan menargetkan penyusunan Rencana Aksi 8 Persen dapat rampung pada akhir September 2026. Dokumen tersebut nantinya diharapkan menjadi pedoman bagi Dinas Pariwisata dan para pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi serta menyusun program pengembangan pariwisata hingga 2029.

“Itu akan menjadi patokan dan pedoman kami untuk menyusun berbagai program sampai 2029. Dengan demikian, target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen diharapkan dapat dicapai pada 2029,” katanya.

Melalui sinergi lintas sektor dan kajian yang disusun bersama para ahli dari UI, sektor pariwisata Kalsel diharapkan mampu bertransformasi menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah. Penguatan sektor ini juga diharapkan memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan. MC Kalsel/Jml

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi
Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 
Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru
BPSDMD Kalsel Tutup Pelatihan Manajemen Risiko 2026, Dorong ASN Perkuat Budaya Sadar Risiko
Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur
Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung
Dispersip Kalsel Hadirkan Layanan Referensi untuk Permudah Akses Informasi Masyarakat
Dislautkan Kalsel Gelar Aksi Bersih-Bersih Pantai Angsana, Perkuat Gerakan Indonesia Asri

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:06 WITA

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:06 WITA

Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:09 WITA

Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:45 WITA

Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung

Berita Terbaru