Antisipasi Karhutla, Dishut Kalsel Siapkan Infrastruktur Pengairan di Zona Rawan

- Kontributor

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Selatan.

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Internal Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait Penanggulangan Karhutla Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar secara daring, Senin (10/8) kemarin.

Kepala Dishut Kalsel, Fathimatuzzahra, mengatakan salah satu fokus utama saat ini adalah menyiapkan infrastruktur pengairan secara masif, terutama di zona prioritas Ring 1 Bandara Syamsudin Noor.

Menurutnya, kawasan tersebut menjadi perhatian karena potensi kabut asap akibat karhutla dapat mengganggu aktivitas penerbangan sekaligus berdampak terhadap perekonomian daerah.

Berdasarkan hasil pengamatan tim lapangan Dishut Kalsel di kawasan Cindai Alus, strategi pengairan akan disesuaikan dengan kondisi geografis di masing-masing lokasi.

“Ada lokasi yang memang mengharuskan penggunaan mesin pompa air, namun ada juga titik-titik yang aliran airnya bisa dimanfaatkan tanpa harus menggunakan mesin,” ujar Fathimatuzzahra, Selasa (11/8/2026).

Selain kawasan Bandara Syamsudin Noor, Dishut Kalsel juga memberikan perhatian khusus terhadap potensi karhutla di kawasan konservasi Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam.

Untuk mengantisipasi penyebaran api di kawasan tersebut, Dishut Kalsel telah menyiapkan sejumlah skema pertahanan teknis, di antaranya pemasangan tandon air secara berkala, optimalisasi aliran air, serta pembersihan sisi jalan atau clearing.

Fathimatuzzahra menilai langkah tersebut penting untuk mencegah api menjalar dengan cepat, termasuk apabila kebakaran dipicu oleh aktivitas manusia seperti pembuangan puntung rokok oleh pengguna jalan.

“Untuk kawasan Tahura Sultan Adam kita telah merancang skema pertahanan teknis, di antaranya pemasangan tandon berkala, optimalisasi aliran air, dan pembersihan pinggir jalan (clearing) yang dinilai sangat krusial agar jika ada unsur kesengajaan maupun ketidaksengajaan, seperti buangan puntung rokok dari pelintas, aliran api tidak memiliki bahan bakar untuk menjalar dengan cepat,” tegasnya.

Melalui sinergi lintas SKPD dan penguatan mitigasi berbasis infrastruktur, Pemprov Kalsel optimistis potensi dampak karhutla pada tahun ini dapat ditekan. Upaya tersebut terutama diarahkan untuk melindungi objek vital, kawasan konservasi, dan kawasan hutan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran. MC Kalsel/Jml

Berita Terkait

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi
Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 
Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru
BPSDMD Kalsel Tutup Pelatihan Manajemen Risiko 2026, Dorong ASN Perkuat Budaya Sadar Risiko
Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur
Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung
Dispersip Kalsel Hadirkan Layanan Referensi untuk Permudah Akses Informasi Masyarakat
Dislautkan Kalsel Gelar Aksi Bersih-Bersih Pantai Angsana, Perkuat Gerakan Indonesia Asri

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:06 WITA

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:06 WITA

Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:09 WITA

Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:45 WITA

Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung

Berita Terbaru