Pasokan Air Jadi Prioritas, Gubernur Muhidin Siapkan Jalur Cindai Alus ke Embung Jokowi

- Kontributor

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menyiapkan skema distribusi air dari kawasan Cindai Alus, Kabupaten Banjar, menuju Embung Jokowi di Guntung Damar, Banjarbaru, untuk mendukung percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Langkah tersebut menjadi salah satu alternatif pemerintah dalam menghadapi keterbatasan pasokan air di lokasi karhutla. H. Muhidin mengatakan, penggunaan mobil tangki selama ini belum selalu mampu memenuhi kebutuhan air, sehingga diperlukan sumber air yang dapat dialirkan secara langsung dan berkesinambungan.

“Kita ada beberapa alternatif. Ada yang menggunakan tangki langsung mengambil air, tetapi kadang-kadang tidak mencukupi. Kalau air dari saluran ini bisa kita alirkan ke embung, kemudian dipompa lagi, pasokan air akan lebih mudah,” ujar H. Muhidin saat meninjau aliran air di Cindai Alus, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, Embung Jokowi nantinya dapat berfungsi sebagai titik penampungan sebelum air disalurkan kembali menggunakan pompa menuju kawasan yang membutuhkan. Skema tersebut dinilai lebih efektif untuk mendukung pemadaman, terutama ketika petugas harus melakukan pembasahan secara terus-menerus di lahan gambut.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, pemerintah terlebih dahulu harus membuka dan membersihkan saluran air yang menjadi jalur menuju embung. Hasil peninjauan menunjukkan baru sekitar 150 meter saluran yang kondisinya baik, sementara sekitar satu kilometer lebih masih perlu dibersihkan.

H. Muhidin meminta pekerjaan tersebut dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan berbagai unsur. Dinas Pekerjaan Umum akan bekerja bersama personel TNI, Polri dan unsur lainnya agar pembersihan saluran dapat diselesaikan secepat mungkin.

“Kalau hanya PU, tadi diperkirakan tiga hari. Tetapi kalau kita bersama-sama, besok bisa selesai,” katanya.

Selain membersihkan saluran, pemerintah juga menyiapkan alat pendorong untuk menjaga tekanan aliran air. Menurut H. Muhidin, alat tersebut dapat ditempatkan pada jarak tertentu sehingga air tetap mampu mengalir dengan kuat meskipun menggunakan selang dalam jarak cukup panjang.

“Tadi ada dua alat pendorong. Dengan satu saja sudah kuat. Nanti setiap beberapa meter didorong oleh alat supaya lebih kencang,” jelasnya.

Ia berharap seluruh pekerjaan tersebut dapat segera dituntaskan sehingga air dari saluran Cindai Alus dapat masuk ke Embung Jokowi dan kemudian digunakan untuk memenuhi kebutuhan pemadaman di Guntung Damar.

“Jadi hari ini kita khusus menyiapkan bagaimana menyuplai air yang ada di saluran, kita suplai ke embung dan seluruh tempat kejadian yang saat ini ada di Guntung Damar,” tutup H. Muhidin.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah memperkuat sistem pemadaman karhutla dengan memastikan ketersediaan sumber air, peralatan pompa, serta dukungan personel di lapangan berjalan secara terpadu. MC Kalsel/Fuz

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru