Dinkes Kalsel Siapkan “Rumah Oksigen” untuk Warga Terdampak Kabut Asap

- Kontributor

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan menyiapkan fasilitas “rumah oksigen” sebagai salah satu langkah antisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Diauddin, mengatakan fasilitas tersebut berupa posko yang menyediakan oksigen konsentrat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Saat ini, rumah oksigen tersebut baru dioperasikan di satu lokasi, yakni kawasan Simpang Bundaran Bandara Lama Banjarbaru. Lokasi itu dipilih karena menjadi salah satu jalur yang cukup banyak dilalui masyarakat, sementara kondisi kabut asap pada pagi hari kerap terasa lebih pekat.

“Jadi ada semacam posko yang menyiapkan oksigen konsentrat di sana. Kalau ada yang mau pakai oksigen di sana dipersilakan,” jelas Diauddin, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, keberadaan rumah oksigen tersebut masih dalam tahap pemantauan untuk melihat tingkat kebutuhan masyarakat. Jika manfaatnya dirasakan dan kebutuhan meningkat, Dinkes Kalsel akan mempertimbangkan penambahan lokasi.

Diauddin mengatakan keterbatasan personel menjadi salah satu pertimbangan dalam membuka fasilitas tambahan. Apabila diperlukan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mendapatkan dukungan tenaga kesehatan.

“Kalau memang akhirnya nanti kita kewalahan, kita akan minta bantuan kabupaten dan kota untuk menambah personel tenaga kesehatan,” ujarnya.

Dinkes Kalsel berharap fasilitas tersebut dapat menjadi layanan pendukung bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan oksigen di tengah kondisi kabut asap, khususnya bagi warga yang melintas di kawasan tersebut. MC Kalsel/scw

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

IKA UNAIR Kalsel Gandeng Kejaksaan Masuk Sekolah, Edukasi Pelajar tentang Bullying, Kesehatan Mental dan Narkoba
Maulid Nabi di Panti Fajar Harapan, Panjatkan Doa untuk Keberkahan Kalsel dan Turunnya Hujan
Dukung Relawan Karhutla, TP PKK-DWP Kalsel Bersama DPKP Bagikan Ratusan Paket Konsumsi
BPBD Kalsel Catat 2.019 Kejadian Karhutla, Lahan Terdampak Capai 9.943,26 Hektare
Diskominfo Kalsel dan PSSN Bersinergi Wujudkan Ekosistem Digital yang Aman
Kasus ISPA di Kalsel Mulai Menurun, Dinkes Intensifkan Penanganan Dampak Kabut Asap
Dinkes Kalsel Imbau Warga Kurangi Aktivitas Outdoor Saat Kabut Asap Pekat
Dinkes Kalsel Buka Tiga Posko Kesehatan, Pantau Dampak Kabut Asap

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:08 WITA

IKA UNAIR Kalsel Gandeng Kejaksaan Masuk Sekolah, Edukasi Pelajar tentang Bullying, Kesehatan Mental dan Narkoba

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:51 WITA

Maulid Nabi di Panti Fajar Harapan, Panjatkan Doa untuk Keberkahan Kalsel dan Turunnya Hujan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:47 WITA

Dukung Relawan Karhutla, TP PKK-DWP Kalsel Bersama DPKP Bagikan Ratusan Paket Konsumsi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:45 WITA

BPBD Kalsel Catat 2.019 Kejadian Karhutla, Lahan Terdampak Capai 9.943,26 Hektare

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:59 WITA

Diskominfo Kalsel dan PSSN Bersinergi Wujudkan Ekosistem Digital yang Aman

Berita Terbaru