Bupati Kotabaru Lakukan Penandatanganan Adendum Nota Kesepakatan Bersama Proyek Strategis di Kal-Sel

- Kontributor

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kotabaru Lakukan Penandatanganan Adendum Nota Kesepakatan Bersama Proyek Strategis di Kal-Sel

Bupati Kotabaru Lakukan Penandatanganan Adendum Nota Kesepakatan Bersama Proyek Strategis di Kal-Sel

KOTABARU, RADARBANUA – Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, S. Sos melakukan Penandatanganan Adendum Nota Kesepakatan Bersama Pembangunan Jembatan Penghubung Pulau Kalimantan-Pulau Laut dan Pembangunan Koridor Lintas Tengah Pulau Laut guna mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di wilayah Kalimantan Selatan, yang berlangsung di Kediaman Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarmasin, pada Senin (31/08/2026).

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU, Roy Rizali Anwar, dikesempatan itu memaparkan, dalam adendum nota kesepakatan tersebut ada tiga proyek, yaitu pembangunan jembatan pulau kalimantan-pulau laut, perbaikan alinyemen pada Koridor Banjarbaru-Mentewe, dan Pembangunan jalan Koridor Lintas Tengah Pulau Laut.

Ia juga menyampaikan, Direktorat Jenderal Bina Marga memberikan dukungan pada pembangunan bentang utama dan sebagian jembatan pendekat pulau kalimantan-pulau laut dengan nilai kontrak 2,9 triliun dengan progres fisik saat ini mencapai 68,2 persen.

Lanjutnya, Jembatan ini direncanakan selesai tahun 2028, termasuk rencana pelebaran jalan yang menghubungkan akses pendekat dengan jalan nasional. Serta pembangunan jalan akses pendekat sisi pulau kalimantan dan sisi pulau laut.

“Penyelesaian untuk jalan pendekat bisa diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu disisi Batu Licin, dan disisi Kotabaru di serahkan kepada Pemerintah Kabupaten Kotabaru. Hal ini dilakukan guna mempercepat pembangunan tersebut,” ucapnya.

Kemudian ia menjelaskan, pembangunan jalan koridor lintas tengah pulau laut, memiliki total panjang 75 km, dengan total anggaran sekitar 2 triliun. Pembangunan jalan ini terbagi menjadi 2 lingkup pendanaan, yaitu lingkup APBN Kementerian PU sepanjang 42 km dengan kebutuhan anggaran 1,2 triliun dan APBD sepanjang 33 km dengan anggaran 868 miliar, adapun lingkup APBN saat ini sedang dikerjakan sepanjang 6,4 km, dengan sisa panjang pekerjaan 35,6 km yang memerlukan pemenuhan anggaran sebesar 1,02 triliun.

Dan pada lingkup APBD sedang dikerjakan sepanjang 12 km, dengan sisa pekerjaan 21 km yang memerlukan pemenuhan anggaran sebesar 760 miliar. Sehingga total kebutuhan pemenuhan anggaran untuk menyelesaikan pembangunan jalan koridor lintas tengah pulau laut sekitar 1,8 triliun.

Dalam penuntasan pembangunan jalan koridor lintas tengah pulau laut, dilakukan adendum nota kesepakatan sebagai upaya percepatan pemerintah provinsi bersama pemerintah Kabupaten Kotabaru dan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

Ia menegaskan, melalui adendum yang telah disepakati ini, harus segera menjadi rencana kerja operasional.

“Keberhasilan kolaborasi ini tidak diukur dari banyaknya dokumen yang ditandatangani, melainkan dari infrastruktur yang benar-benar terbangun, aman, berfungsi dan memberikan manfaat kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli dalam wawancaranya, mengungkapkan, pembangunan jembatan penghubung pulau kalimantan-pulau laut menjadi salah satu proyek strategis yang diharapkan dapat memperlancar akses transportasi darat dan penyeberangan di Kalimantan Selatan khususnya di Kabupaten Kotabaru.

“Ini adalah salah satu peningkatan dalam memperlancar hubungan darat penyeberangan. Jembatan penyeberangan ini memang sudah lama diharapkan masyarakat kita, dengan adanya jembatan ini, tentu kebutuhan masyarakat termasuk pendistribusian seperti sembako mudah diakses,” paparnya.

Nampak hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU, Gubernur Kalimantan Selatan, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan, Komandan Komando Resort Militer 101 Antasari, Ketua DPRD Provinsi KalSel, Ketua Komisi III DPRD KalSel, Bupati Tanah Bumbu, Bupati Hulu Sungai Tengah, serta SVP PT. Penjamin Infrastruktur Indonesia, Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan PT. Sarana Multi Infrastruktur, Direktur Utama PT. Bangun Banua.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, didampingi Kepala PUPR Kotabaru H. Abdul Hamid, S.ST dan Kepala Diskominfo H. Hendra Indrayana, S.STP.,M.IP

Berita Terkait

Trail Run Tahura Sebatung Diikuti 300 Peserta,Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake
Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi
Pemkab. Kotabaru Buka Festival Akrab 2026, Harapkan Dapat Meningkatkan Ekonomi Kreatif
Peringati Hari Pangan Sedunia 2026, Pemkab Kotabaru Gelar Gerakan Pangan Murah
Pemkab Kotabaru Peringati Hari Santri Nasional 2026, Teguhkan Peran Santri Menuju Indonesia Emas
Bupati Kotabaru Lantik 41 Kepala Desa, Tekankan Pentingnya Merangkul Seluruh Elemen Masyarakat
Pengukuhan KORPRI Kotabaru, Kepala BKN RI Tekankan Pelayanan Digital dan Promosi Potensi Daerah
Bupati Kotabaru Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat dan Rumah Sakit di Tanjung Lalak

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:01 WITA

Trail Run Tahura Sebatung Diikuti 300 Peserta,Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:09 WITA

Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:07 WITA

Pemkab. Kotabaru Buka Festival Akrab 2026, Harapkan Dapat Meningkatkan Ekonomi Kreatif

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:06 WITA

Peringati Hari Pangan Sedunia 2026, Pemkab Kotabaru Gelar Gerakan Pangan Murah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Pemkab Kotabaru Peringati Hari Santri Nasional 2026, Teguhkan Peran Santri Menuju Indonesia Emas

Berita Terbaru