Menteri UMKM Soroti Tantangan UMKM, Dorong Penguatan Daya Saing dan Perlindungan Pasar

- Kontributor

Senin, 20 April 2026 - 22:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menyoroti tantangan yang masih dihadapi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dalam meningkatkan daya saing, meskipun dukungan pembiayaan terus meningkat. Hal tersebut disampaikannya pada peringatan Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru di Lapangan Murjani, Senin (20/4/2026).

Maman mengungkapkan bahwa secara nasional, pembiayaan untuk sektor UMKM telah mencapai sekitar Rp1.800 triliun, termasuk alokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR). Namun, besarnya akses pembiayaan tersebut belum sepenuhnya mampu mendorong pertumbuhan UMKM secara signifikan.

Ia mencontohkan kondisi di Banjarbaru, yang memiliki sekitar 45.000 pelaku UMKM, dengan mayoritas didominasi usaha mikro. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan adanya tantangan dalam proses “naik kelas” dari usaha mikro menjadi usaha kecil dan menengah.

“Masalahnya bukan hanya pada akses pembiayaan, tetapi juga pada kemampuan menjual produk dan bersaing di pasar,” jelasnya.

Maman menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara dukungan permodalan dan perlindungan pasar. Ia menyoroti derasnya arus barang impor, khususnya yang ilegal, sebagai salah satu faktor yang melemahkan daya saing produk lokal.

“Pelaku UMKM bisa memproduksi, tapi jika tidak mampu menjual karena kalah bersaing dengan barang impor, maka akan muncul risiko kredit macet dan usaha tidak berkembang,” ujarnya.

Untuk itu, ia mengajak pemerintah daerah, perbankan, serta aparat terkait untuk memperkuat koordinasi dalam menciptakan ekosistem usaha yang sehat. Langkah tersebut, menurutnya, meliputi pengendalian barang impor ilegal serta peningkatan kualitas produk lokal agar mampu bersaing di pasar.

Maman juga menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional yang terbukti tangguh dalam berbagai kondisi krisis. Oleh karena itu, penguatan sektor ini harus menjadi prioritas bersama.

“Dalam situasi apa pun, UMKM selalu hadir di garis depan menyelamatkan ekonomi masyarakat. Karena itu, kita harus bergandengan tangan untuk memastikan UMKM terus tumbuh dan berkembang,” tutupnya. MC Kalsel/Fuz

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru