Hujan Belum Merata, BPBD Kalsel Imbau Warga Waspadai Karhutla dan Kabut Asap

- Kontributor

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menyusul kondisi cuaca yang masih belum mendukung penanganan secara alami melalui hujan merata.

Kepala Subbid Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah, mengatakan berdasarkan laporan cuaca dalam rapat harian Satgas Udara, dalam sepekan ke depan belum terdapat potensi hujan yang signifikan di sebagian besar wilayah Kalsel.

“Dalam satu minggu ke depan memang belum ada potensi hujan yang potensial di wilayah Kalimantan Selatan. Namun, ada sedikit hujan lokal di wilayah utara, terutama Kabupaten Tabalong,” ujar Ariansyah usai mengikuti Rapat Harian Satgas Udara di Posko Satgas Udara Karhutla FASI Syamsudin Noor Banjarbaru, Sabtu (22/8/2026) pagi.

Kondisi tersebut membuat upaya pemadaman dan pencegahan karhutla masih harus diperkuat. BPBD bersama Satgas Darat dan Satgas Udara terus melakukan pemantauan serta penanganan terhadap titik-titik api yang tersebar di sejumlah wilayah.

Ariansyah juga menyampaikan, berdasarkan pemantauan terbaru terdapat sekitar 600 titik panas dengan tingkat potensi mulai rendah, sedang hingga tinggi.

Di tengah kondisi tersebut, BPBD Kalsel mengingatkan masyarakat untuk berperan aktif dalam membantu penanggulangan karhutla. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditindaklanjuti petugas.

“Kami mengimbau masyarakat apabila melihat titik-titik api agar segera melaporkannya sehingga dapat kami tindak lanjuti. Kami juga mengharapkan keterlibatan masyarakat dalam membantu penanggulangan karhutla,” katanya.

Selain kewaspadaan terhadap munculnya titik api, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan juga diminta memperhatikan kondisi kesehatan dan keselamatan akibat potensi kabut asap.

“Masyarakat yang beraktivitas di luar ruang agar tetap berhati-hati dan menjaga diri dengan menggunakan masker, karena dampak kabut asap cukup tinggi,” jelas Ariansyah.

Ia juga mengingatkan masyarakat yang menggunakan kendaraan atau transportasi untuk meningkatkan kewaspadaan apabila kondisi jarak pandang terganggu akibat asap.

Menurut Ariansyah, penanggulangan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan partisipasi masyarakat. Pelaporan cepat dan pencegahan sejak dini dinilai penting untuk mencegah titik api berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas. MC Kalsel/Fuz

Berita Terkait

ISPU Capai 100 Mikrogram per Meter Kubik, Hanif Imbau Warga Gunakan Masker
Hanif Faisol: Karhutla di Tiga Lokasi Utama Kalsel Ditargetkan Tuntas Dua Pekan
Gubernur Muhidin Imbau Warga Gunakan Masker yang Dibagikan untuk Lindungi Diri dari Asap Karhutla
Muhidin Minta Penanganan Karhutla Kalsel Diperkuat, Penggunaan Alat Berat Harus Terkoordinasi
Gubernur Muhidin: Gambut di Guntung Damar Masih Panas, Pemadaman Harus Tuntas
Bapenda Kalsel Juara Turnamen Padel Antar-SKPD, Pererat Silaturahmi dan Budayakan Olahraga
GAPKI Kalsel Siapkan Tim Damkar Hadapi Karhutla, Salurkan 20 Ribu Masker
Karhutla Banjarbaru Masih Pekat, Dinsos Kalsel Turunkan Tagana Lakukan Pembasahan

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:35 WITA

ISPU Capai 100 Mikrogram per Meter Kubik, Hanif Imbau Warga Gunakan Masker

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:33 WITA

Hanif Faisol: Karhutla di Tiga Lokasi Utama Kalsel Ditargetkan Tuntas Dua Pekan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:27 WITA

Gubernur Muhidin Imbau Warga Gunakan Masker yang Dibagikan untuk Lindungi Diri dari Asap Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:23 WITA

Muhidin Minta Penanganan Karhutla Kalsel Diperkuat, Penggunaan Alat Berat Harus Terkoordinasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:20 WITA

Gubernur Muhidin: Gambut di Guntung Damar Masih Panas, Pemadaman Harus Tuntas

Berita Terbaru