







Bimbingan Teknis Peningkatan Peran Penyuluh Antikorupsi Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 resmi ditutup setelah berlangsung selama empat hari di Banjarbaru, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah pembekalan bagi para calon penyuluh antikorupsi untuk memperkuat pemahaman mengenai nilai-nilai antikorupsi, integritas, serta keterampilan dalam melakukan penyuluhan antikorupsi secara efektif.
Inspektur Provinsi Kalimantan Selatan, Akhmad Fydayeen, mengatakan, selama pelaksanaan bimtek para peserta mendapatkan berbagai pembekalan yang diharapkan menjadi modal untuk mengikuti tahapan selanjutnya, yakni sertifikasi penyuluh antikorupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Selama empat hari ini, kawan-kawan bersama-sama mendapatkan pembekalan mengenai nilai-nilai antikorupsi, integritas, pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan penyuluhan antikorupsi,” ujarnya.
Menurutnya, para peserta saat ini masih berada pada tahap calon penyuluh antikorupsi. Karena itu, berakhirnya kegiatan bimtek bukan menjadi akhir dari proses, melainkan momentum untuk terus meningkatkan kompetensi dan mempersiapkan diri menuju tahapan sertifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jangan jadikan berakhirnya bimtek ini sebagai akhir dari proses, tetapi justru menjadi momentum untuk terus belajar, memperkuat kompetensi dan mempersiapkan diri menghadapi tahapan sertifikasi penyuluh antikorupsi oleh KPK,” tegasnya.
Dayen juga menekankan bahwa integritas tidak cukup hanya dipahami secara teori, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.
“Yang paling penting, integritas tidak hanya untuk dipahami, namun harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku,” katanya.
Ia menambahkan, semangat antikorupsi perlu dibangun mulai dari diri sendiri dan diperkuat melalui kebersamaan. Komunikasi, berbagi pengalaman dan pengetahuan antarpeserta dinilai menjadi salah satu kekuatan untuk menjaga konsistensi gerakan antikorupsi.
Dalam penutupan tersebut juga diberikan sejumlah penghargaan kepada peserta maupun kelompok terbaik. Penghargaan tersebut menjadi bagian dari dinamika kegiatan sekaligus upaya membangun keakraban, kebersamaan dan semangat peserta selama mengikuti bimtek.
Sementara itu, Penyuluh Antikorupsi Utama Johana Lanjar Wibowo mengatakan, selama empat hari peserta mendapatkan pembelajaran mengenai dasar-dasar antikorupsi, aktualisasi integritas, hingga teknik melakukan penyuluhan yang efektif, menarik dan memberikan dampak.
“Harapannya setelah peserta kembali ke kabupaten/kota masing-masing maupun ke Pemerintah Provinsi, nantinya mereka bisa menyosialisasikan dan menginternalisasikan nilai-nilai integritas,” jelasnya.
Ia berharap keberadaan para calon penyuluh antikorupsi tersebut dapat berkontribusi terhadap peningkatan berbagai indikator integritas dan pencegahan korupsi di Kalimantan Selatan, termasuk MCP, Indeks Persepsi Korupsi, Indeks Perilaku Antikorupsi, serta Survei Penilaian Integritas (SPI).
“Ini dalam rangka juga mendukung skor Survei Penilaian Integritas, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan dan kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, sehingga akan meningkat dan membentuk Kalimantan Selatan yang berintegritas, semakin sejahtera dan antikorupsi,” ujarnya.
Johana juga mengapresiasi antusiasme peserta selama kegiatan. Menurutnya, tingginya minat menunjukkan bahwa kegiatan serupa masih sangat dibutuhkan dan diharapkan dapat terus dilaksanakan pada masa mendatang dengan jumlah peserta yang lebih banyak.
Pada kesempatan tersebut, Inspektorat Provinsi Kalimantan Selatan turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, mulai dari narasumber, fasilitator hingga seluruh peserta.
Kegiatan kemudian ditutup dengan harapan agar pembekalan yang telah diberikan tidak berhenti pada ruang pelatihan, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta disebarluaskan di lingkungan kerja dan masyarakat.
“Mari kita terus membangun integritas, mulai dari diri sendiri, di lingkungan kerja, dan di lingkungan kita di masyarakat,” tutupnya. MC Kalsel/tgh
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id












