DPRD Kalsel Dorong Perubahan APBD 2026 Lebih Berpihak kepada Masyarakat

- Kontributor

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. Kartoyo, S.M., menyampaikan bahwa seluruh fraksi DPRD Kalsel telah menyampaikan pendapat terhadap pandangan Gubernur Kalsel terkait pembahasan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Hal tersebut disampaikan Kartoyo usai mengikuti rapat paripurna di Ruang Rapat Paripurna H. Mansyah Addrian, Gedung DPRD Provinsi Kalsel, Banjarmasin, Senin (31/8/2026).

Kartoyo mengatakan, sebelumnya DPRD Kalsel telah melakukan pembahasan terhadap materi perubahan APBD, termasuk rancangan peraturan daerah mengenai retribusi.

“Alhamdulillah, dari tujuh fraksi, semuanya sudah menyetujui,” kata Kartoyo.

Menurutnya, persetujuan tersebut tetap mempertimbangkan berbagai penyesuaian yang diperlukan dalam proses pembahasan. Selanjutnya, DPRD Kalsel akan menunggu jawaban dari Gubernur Kalsel atas pandangan fraksi yang telah disampaikan.

“Besok nanti jawaban dari Pak Gubernur, dilanjut dengan kesepakatan bersama,” ujarnya.

Kartoyo menegaskan, DPRD Kalsel berharap setiap program yang dituangkan dalam perubahan APBD benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ia menyebutkan, masing-masing fraksi memiliki perhatian yang sama agar kebijakan anggaran tidak hanya berhenti pada perencanaan, tetapi dapat diwujudkan melalui program yang tepat sasaran.

“Dari masing-masing fraksi, kita ingin memastikan memang program itu betul-betul sampai ke masyarakat,” jelasnya.

Kartoyo juga menyoroti pentingnya keberpihakan anggaran terhadap upaya penanganan bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menjadi salah satu kerawanan di Kalimantan Selatan.

Menurutnya, kondisi di lapangan membutuhkan dukungan anggaran dan langkah teknis yang memadai, termasuk dalam mendukung tenaga yang terlibat dalam penanganan bencana.

“Siapa yang tidak ingin adanya bencana. Kebakaran hutan ini kan termasuk rentan bagi kita,” katanya.

Karena itu, ia menegaskan perubahan APBD 2026 diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat penanganan persoalan yang terjadi di lapangan.

“Kita harus sudah memihakkan bahan ini, memihakkan masyarakat,” tegas Kartoyo. MC Kalsel/Fuz

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru