Comment on Mengenal Desa Batulicin Irigasi, Juara HATINYA PKK Tingkat Nasional by Anonymous

- Kontributor

Senin, 15 Februari 2021 - 18:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Jadi Desa Definitif Tahun 1998

 

BATULICIN – Cerita terbentuknya Desa Batulicin terjadi sejak tahun 1990. Tapi bukan desa pemekaran. Desa Batulicin Irigasi merupakan bagian dari wilayah Desa Mekar Sari. Namun pada tahun 1989, Departemen Transmigrasi melakukan ganti rugi tanah warga. Setelah lahan itu dibebaskan, pada tahun 1990 ditempatkanlah warga transmigrasi.

“Tapi secara administratif, kita masih ikut Desa Mekar Sari waktu itu. Setelah tahun 1998, Desa Batulicin Irigasi baru definitif,” jelas Kepala Desa Batulicin Irigasi Supriyadi.

Nama Desa Batulicin Irigasi diambil dari nama kecamatan (waktu itu masih masuk Kecamatan Batulicin) dan irigasi diambil dari nama program proyek penempatan transmigrasi disini.

“Setahun kemudian atau pada tahun 1999, Desa Batulicin Irigasi sudah memiliki kepala desa definitif,” kata pria kelahiran Batulicin, 15 Juli 1981.

Pada tahun 1990, jumlah warga yang mendiami desa ini hanya sebanyak 300 kepala keluarga (KK). Dengan rincian 150 KK transmigrasi lokal atau pemilik tanah asal dengan berbagai macam etnis dan 150 KK sisanya berasal dari Magelang dan Banjarnegara, Jawa Tengah.

“Walaupun sudah diganti rugi oleh pemerintah, namun warga masih memberikan keleluasaan kepada pemilik tanah asal yang sudah diganti rugi tadi. Barang siapa yang mau ikut program tersebut dipersilahkan,” papar ayah dari Putra Dimas Aryoseto dan Paramitha Almira Reysa Putri.

Namun saat ini warga transmigrasi lokal sudah tidak ada lagi di desa tersebut. Diduga, warga lokal tidak tahan dengan kondisi desa saat itu.

“Dulunya desa inikan berupa hutan. Mungkin warga lokal cenderung tidak dapat bertahan dengan kondisi yang berat, kemudian tanahnya dijual-dijual. Sekarang mayoritas warga yang mendiami desa ini dari Pulau Jawa,” terang suami Wiwin Susanti seraya mengatakan warga yang mendiami desa tersebut beragama muslim semua.

Pada waktu itu, warga desa juga sudah bercocok tanam bertani sayuran. Akan tetapi, sebenarnya pemerintah menampatkan warga transmigrasi untuk mencetak sawah. Namun, program tersebut tidak bisa jalan karena irigasi yang dibangun pemerintah di desa itu tidak bisa dimanfaatkan karena lahannya kering dan posisi bangunan irigasinya lebih rendah dari lahan sawah milik warga.

“Akhirnya menjadi lahan kering,” ujar lulusan Prodi Peternakan Diploma 3 Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru tahun 2003.

Masih cerita pada masa itu, awalnya masyarakat desa masih mengharapkan bantuan dari pemerintah. Namun seiring berjalannya waktu, masyarakat desa mulai bercocok tanam padi, sayur, palawija dan lain sebagainya. (karyono/media center)

 

Berita Terkait

HUT Ke-23 Tanah Bumbu, Tanbu Beraksi Career Expo Buka Kesempatan Kerja untuk 401 orang di 15 perusahaan
HUT ke-23 Tanbu, Bupati Andi Rudi Latif dan Artis Asty Ananta Serahkan Bibit Tomat Cherry Stevia untuk Petani Lokal
Hari Jadi ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu, Ribuan Jamaah Tumpah Ruah di Aksi Inovasi Tanbu 2026 Tabligh Akbar bersama Ustadz Aa Hilman Fauzi
Bupati Andi Rudi Latif Apresiasi dan Sampaikan Harapan pada Pisah Sambut Danlanal Kotabaru–Tanah Bumbu
Pemkab Tanah Bumbu Gelar Workshop Manajemen Risiko Se-Kalsel di Momen HUT ke-23
Tanah Bumbu Serahkan LKPD Unaudited 2025 ke BPK
Kontrak Pembangunan Jembatan Pulau Laut Resmi Diteken, Tanah Bumbu – Kotabaru Siap Terkoneksi
Pemkab Tanah Bumbu Umumkan Pemenang Lomba Desain Logo Hari Jadi ke-23, Iswadi Rauf Raih Nilai Tertinggi

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 08:54 WITA

HUT Ke-23 Tanah Bumbu, Tanbu Beraksi Career Expo Buka Kesempatan Kerja untuk 401 orang di 15 perusahaan

Sabtu, 4 April 2026 - 08:14 WITA

HUT ke-23 Tanbu, Bupati Andi Rudi Latif dan Artis Asty Ananta Serahkan Bibit Tomat Cherry Stevia untuk Petani Lokal

Sabtu, 4 April 2026 - 07:52 WITA

Hari Jadi ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu, Ribuan Jamaah Tumpah Ruah di Aksi Inovasi Tanbu 2026 Tabligh Akbar bersama Ustadz Aa Hilman Fauzi

Jumat, 3 April 2026 - 17:36 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Apresiasi dan Sampaikan Harapan pada Pisah Sambut Danlanal Kotabaru–Tanah Bumbu

Jumat, 3 April 2026 - 16:48 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Gelar Workshop Manajemen Risiko Se-Kalsel di Momen HUT ke-23

Berita Terbaru