BATULICIN – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfosp) Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh terwujudnya Kabupaten Layak Anak (KLA) sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.
Komitmen ini diwujudkan melalui optimalisasi tiga sektor utama, yaitu Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Aplikasi Informatika (Aptika), serta Statistik dan Persandian (SP), yang semuanya diarahkan untuk menciptakan ruang yang aman, edukatif, dan inklusif bagi anak-anak di era digital.
Kepala Dinas Kominfosp Tanah Bumbu, Al Husain Mardani, menjelaskan bahwa langkah ini sejalan dengan visi Bupati Tanah Bumbu, dr. H. Andi Rudi Latif, SH, MH, dalam program BerAKSI (Bersih, Religius, Aman, Kreatif, Sejahtera, dan Inklusif).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Anak-anak perlu dilindungi secara informasi, data, dan teknologi. Tiga bidang ini kami sinergikan untuk menciptakan ekosistem digital yang aman dan berpihak pada hak anak,” ujarnya di Batulicin.
Optimalisasi Tiga Bidang Menuju Kabupaten Layak Anak
- Bidang IKP
Menyebarkan edukasi tentang hak anak melalui media sosial, kampanye digital, dan publikasi konten yang mendorong partisipasi masyarakat dalam perlindungan anak. - Bidang Aptika
Mengembangkan platform digital ramah anak, termasuk sistem pelaporan cepat untuk kasus pelanggaran hak anak, serta aplikasi edukatif yang aman digunakan anak-anak. - Bidang Statistik dan Persandian
Menyediakan data anak yang valid, aman, dan terlindungi, sebagai dasar perumusan kebijakan publik yang berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.
“Kami memastikan informasi yang disampaikan kepada publik tidak hanya akurat dan terkini, tapi juga pro terhadap perlindungan dan kesejahteraan anak,” tegas Al Husain.
Langkah konkret ini menjadikan Diskominfosp Tanah Bumbu sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan digital sehat, aman, dan ramah anak, serta mendukung penuh target nasional dalam pemenuhan indikator Kabupaten Layak Anak.