DPRD Banjar Perketat Revisi RTRW 2021–2041: Pastikan Arah Pembangunan 20 Tahun Lebih Terencana dan Berkelanjutan

- Kontributor

Senin, 1 Desember 2025 - 01:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJARBARU, RadarBanua – Pemerintah Kabupaten Banjar terus mematangkan arah pembangunan jangka panjang melalui Konsultasi Publik II Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Banjar Tahun 2021–2041, yang digelar di Hotel Roditha Banjarbaru, Senin (1/12/2025).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, seperti Sekretaris Dinas PUPRP Banjar H. Gusti Abu Bakar, Wakil Ketua DPRD Banjar Irwan Bora, perwakilan SKPD, institusi vertikal, serta unsur kecamatan dan desa.

Dalam sambutannya, H. Gusti Abu Bakar menegaskan bahwa revisi tata ruang sangat penting dilakukan mengingat pesatnya perubahan di berbagai bidang.

“Revisi RTRW bertujuan menyesuaikan kembali arah dan kebijakan pemanfaatan ruang dengan kondisi aktual, termasuk proyeksi kebutuhan generasi mendatang,” ujarnya. Menurutnya, tata ruang harus adaptif terhadap perkembangan demografi, ekonomi, sosial, hingga kebijakan nasional dan global.

Ia menambahkan, konsultasi publik merupakan ruang strategis untuk menghimpun masukan berharga dari para pemangku kepentingan agar perencanaan ruang menjadi lebih tepat sasaran.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Banjar Irwan Bora menekankan bahwa pengawasan legislatif akan diperketat dalam setiap proses revisi. Baginya, RTRW adalah dokumen fundamental yang menentukan wajah pembangunan Kabupaten Banjar dalam dua dekade ke depan.

“RTRW adalah arah pembangunan Banjar untuk 20 tahun ke depan. Kami di DPRD memastikan revisi ini tidak hanya formalitas, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, terutama pemerataan pembangunan, akses wilayah, dan peluang ekonomi baru bagi warga,” tegas Irwan Bora.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan pembangunan dan keberlanjutan lingkungan. “Setiap perubahan zonasi harus mempertimbangkan kelestarian lingkungan serta ruang hidup masyarakat lokal. Banjar harus maju tanpa kehilangan jati diri dan ekosistemnya.”

Sejumlah program strategis yang akan mengubah struktur ekonomi wilayah turut diakomodasi dalam revisi RTRW, di antaranya:

  • Pembangunan Bendungan Riam Kiwa
  • Pengembangan jaringan jalan baru dan pembukaan akses wilayah terisolasi
  • Penguatan kawasan perumahan dan layanan perkotaan
  • Penataan dan promosi destinasi wisata potensial

Dengan penyempurnaan tata ruang yang lebih visioner, pemerintah berharap dokumen RTRW bukan hanya menjadi arsip perencanaan, tetapi menjadi panduan operasional pembangunan yang berkesinambungan dan terukur.

“Masukan dari berbagai sektor akan menjadi dasar dalam revisi RTRW agar benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Gusti Abu Bakar.

Ia menegaskan bahwa tata ruang yang harmonis akan mempercepat terwujudnya Kabupaten Banjar yang Maju, Mandiri, dan Agamis.

Berita Terkait

Makhruri Hadiri Peringatan Hari Santri 2026, Pembangunan Kantor MWCNU Mantewe Dimulai
Hasanuddin Imbau Warga Tanah Bumbu Waspada Karhutla dan Kabut Asap
Makhruri Dorong Industri Prioritaskan Lulusan SMK dan Tenaga Kerja Lokal Tanah Bumbu
DPRD Tanah Bumbu Kawal RAPBD 2027, Infrastruktur dan Pelayanan Publik Jadi Prioritas
RAPBD 2027 Tanah Bumbu Capai Rp2,888 Triliun, Ini Rincian Pendapatan dan Belanjanya
Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu Hasanuddin Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Kabag Ops Polres
DPRD Tanah Bumbu Usulkan Dua Raperda, Fokus Penanggulangan Kemiskinan dan Pengembangan SDM
DPRD Tanah Bumbu Peringati HUT ke-22, Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:36 WITA

Makhruri Hadiri Peringatan Hari Santri 2026, Pembangunan Kantor MWCNU Mantewe Dimulai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Hasanuddin Imbau Warga Tanah Bumbu Waspada Karhutla dan Kabut Asap

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:31 WITA

Makhruri Dorong Industri Prioritaskan Lulusan SMK dan Tenaga Kerja Lokal Tanah Bumbu

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:29 WITA

DPRD Tanah Bumbu Kawal RAPBD 2027, Infrastruktur dan Pelayanan Publik Jadi Prioritas

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:26 WITA

RAPBD 2027 Tanah Bumbu Capai Rp2,888 Triliun, Ini Rincian Pendapatan dan Belanjanya

Berita Terbaru