Puisi dalam Banyak Wajah, Taman Budaya Kalsel Hadirkan Ruang Apresiasi Sastra Inklusif Peringati Hari Puisi 2026

- Kontributor

Minggu, 2 Agustus 2026 - 05:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan melalui UPTD Taman Budaya sukses menggelar pementasan sastra dalam rangka memperingati Hari Puisi di Banjarmasin, Sabtu (1/8/2026) malam. Mengusung tema “Puisi dalam Banyak Wajah”, kegiatan ini menjadi ruang apresiasi terhadap keragaman bentuk, makna, dan ekspresi sastra.

Pementasan sastra yang terselenggara atas kerja sama dengan Dewan Kesenian Kota Banjarmasin tersebut dihadiri para seniman, sastrawan, budayawan, akademisi, pelajar, serta masyarakat umum yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.

Tingginya antusiasme peserta dan masyarakat terlihat saat sesi Gemuruh Puisi, di mana para penyair dan penikmat sastra bersama-sama membacakan puisi dalam suasana yang penuh semangat dan kebersamaan.

Kegiatan juga dimeriahkan oleh berbagai penampilan dari SMAN 3 Banjarmasin, Teater Ikalisasi Puisi Selendang dari Tanah Laut, SMAN 3 Martapura, serta pembacaan puisi oleh sejumlah penyair dan pegiat sastra, di antaranya Om Miki, Fatimah, Yadi, dan para pembaca puisi lainnya.

Kepala UPTD Taman Budaya Kalimantan Selatan, Rizal Pahmi, melalui Kepala Seksi Pengembangan dan Pergelaran, Isra Biadillah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan peringatan Hari Puisi tahun ini.

Menurut Isra, tema “Puisi dalam Banyak Wajah” mengajak masyarakat memahami bahwa puisi tidak pernah hadir dalam satu bentuk, satu suara, ataupun satu sudut pandang.

“Puisi memiliki banyak wajah; wajah kemanusiaan, cinta, alam, kesejahteraan, kritik sosial, harapan, kegelisahan, hingga wajah kebudayaan yang terus tumbuh mengikuti zamannya,” ujar Isra.

Ia menambahkan, di tengah kehidupan yang bergerak semakin cepat, puisi memiliki peran penting untuk mengingatkan manusia agar tetap peka terhadap berbagai persoalan dan mampu melihat hal-hal yang kerap luput dari perhatian.

“Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang apresiasi yang inklusif bagi para sastrawan dan masyarakat untuk saling berbagi gagasan serta pengalaman kreatif, tetapi juga mampu memperkuat ekosistem sastra dan menginspirasi generasi muda agar semakin mencintai sastra sebagai bagian dari identitas budaya bangsa,” pungkasnya. MC Kalsel/Jml

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien
Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH
Pilkades 2026 di Tiga Kabupaten Kalsel Berjalan Lancar, 84 Desa Ikuti Pemilihan
BUMDesa Produktif Dapat Bantuan, Dari Combine Harvester hingga Alat Pascapanen
BUMDesa Meranti Jaya Tanah Bumbu Terbaik se-Kalsel 2026, Jadi Penggerak Ekonomi Desa
IFA Archipelago Perdana Digelar di Kalsel, Fathul Jannah Dorong Sasirangan dan Industri Kreatif Naik Kelas ke Panggung Nasional
Gubernur Kalsel Tinjau Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional HST, Sejumlah Komoditas Naik Jelang Maulid

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:46 WITA

Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:28 WITA

Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:21 WITA

Pilkades 2026 di Tiga Kabupaten Kalsel Berjalan Lancar, 84 Desa Ikuti Pemilihan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:19 WITA

BUMDesa Produktif Dapat Bantuan, Dari Combine Harvester hingga Alat Pascapanen

Berita Terbaru

Daerah

Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH

Selasa, 11 Agu 2026 - 14:28 WITA