Pemkab Kotabaru Optimis, Desa Tegalrejo Wakili Kalsel dalam Penilaian Desa PHBS 2026

- Kontributor

Selasa, 8 September 2026 - 19:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTABARU, RADARBANUA – Pemerintah Kabupaten Kotabaru menyambut baik kedatangan Tim Juri Penilai Desa Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 yang dilaksanakan di Desa Tegalrejo, Kecamatan Kelumpang Hilir, Selasa (8/9/2026).

Penilaian ini didasarkan pada surat resmi dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Nomor: 400.7.27/2309/DINKES/2026.

Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis dalam sambutannya mengatakan Kegiatan hari ini merupakan penilaian lomba desa Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang bertempat di Kecamatan Kelumpang Hilir. Desa Tegaredjo mewakili Kabupaten Kotabaru sebagai juara desa PHBS tingkat kabupaten.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar bersifat sebagai lomba, tetapi lebih kepada bagaimana konsistensi masyarakat dalam melaksanakan pola hidup bersih dan sehat.

“Desa Tegalrejo terpilih mewakili Kabupaten Kotabaru ke tingkat Provinsi Kalimantan Selatan setelah melalui seleksi ketat berupa presentasi dari 22 kecamatan dan verifikasi lapangan terhadap tiga nominasi terbaik,” ujar Wakil Bupati

Lebih lanjut, Syairi Mukhlis juga memaparkan salah satu inovasi unggulan daerah, yakni Destinasi Wisata Goa Lowo di Desa Tegalrejo, yang telah ditetapkan sebagai Wisata GERMAS pertama berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Kotabaru sejak tahun 2022.

Pihaknya berharap hasil evaluasi dan penilaian dari tim juri provinsi ini dapat
menjadi motivasi serta bahan evaluasi strategis untuk semakin mengoptimalkan gerakan kesehatan masyarakat di Kabupaten Kotabaru ke depannya serta patut menjadi percontohan bagi desa-desa lain yang belum melaksanakan dan menjadi desa PHBS di Kabupaten Kotabaru.

“Kegiatan ini diharapkan dapat dijadikan acuan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di bidang kesehatan. Serta Kotabaru dapat kembali masuk dalam jajaran terbaik di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, terutama di desa PHBS-nya.”harap Syairi Mukhlis

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Desa Ber-PHBS, Yuliani menegaskan bahwa penilaian dilakukan bukan untuk mencari kekurangan desa. Penilaian menjadi sarana untuk melihat sejauh mana perilaku hidup bersih dan sehat telah benar-benar menjadi kebiasaan masyarakat.

Ia menjelaskan, tim penilai tidak hanya melihat dokumen, tetapi juga kondisi nyata di lapangan, termasuk keterlibatan pemerintah desa, kader, kelompok masyarakat, serta unsur lainnya dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat.

“Penilaian ini bukan untuk mencari kekurangan atau kesalahan. Jika ditemukan hal-hal yang perlu diperbaiki, hendaknya menjadi masukan dan bahan evaluasi bersama,” ucap Yuliani.

Sebaliknya, berbagai praktik baik dan inovasi yang ditemukan di Desa Tegal Rejo diharapkan dapat menjadi pembelajaran dan acuan bagi desa lainnya di Kabupaten Kotabaru maupun Kalimantan Selatan.

Yuliani berharap PHBS tidak hanya terlihat ketika ada kegiatan penilaian. Kebiasaan hidup bersih dan sehat harus dimulai dari rumah, dibangun dalam keluarga, kemudian digerakkan bersama di lingkungan desa.

“PHBS harus menjadi budaya dan kebiasaan serta menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,” harapnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri, Wakil Tim Penggerak PKK Siti Khadijah Syairi Mukhlis, Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Bapperida, hingga Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Perkimtan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kominfo, Dinas PUPR, Dinas Pendidikan, DP3AP2KB, serta Satpol PP dan Pemadam Kebakaran dan ketua Bumdes Tegal Rejo beserta anggota.

Berita Terkait

Maulid Nabi Jadi Momentum Muslimat NU Kotabaru Perkuat Silaturahmi dan Keteladanan
Bangun Budaya Baca Sejak Dini, Dispersip Kotabaru Gelar Story Telling Bersama PT Arutmin
Pemkab Kotabaru Buka Rakor Karhutla dan Bencana Kekeringan
Rakor TIMPORA Kotabaru Dorong Pengawasan Orang Asing Lintas Sektor
Pemkab Kotabaru Lantik Pejabat JPT dan Pengawas
Serunya Anak TK Mengenal Literasi Lewat Cerita Kura-Kura dan Monyet
Pemerintah Daerah Kotabaru Hadiri Haul Guru Cantung yang ke 23
Bupati Kotabaru sampaikan Rancangan APBD 2027 Rp4,87 Triliun

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:02 WITA

Maulid Nabi Jadi Momentum Muslimat NU Kotabaru Perkuat Silaturahmi dan Keteladanan

Kamis, 10 September 2026 - 20:04 WITA

Bangun Budaya Baca Sejak Dini, Dispersip Kotabaru Gelar Story Telling Bersama PT Arutmin

Selasa, 8 September 2026 - 21:13 WITA

Pemkab Kotabaru Buka Rakor Karhutla dan Bencana Kekeringan

Selasa, 8 September 2026 - 20:11 WITA

Rakor TIMPORA Kotabaru Dorong Pengawasan Orang Asing Lintas Sektor

Selasa, 8 September 2026 - 19:09 WITA

Pemkab Kotabaru Optimis, Desa Tegalrejo Wakili Kalsel dalam Penilaian Desa PHBS 2026

Berita Terbaru

Adv Kotabaru

Pemkab Kotabaru Buka Rakor Karhutla dan Bencana Kekeringan

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:13 WITA

Adv Kotabaru

Rakor TIMPORA Kotabaru Dorong Pengawasan Orang Asing Lintas Sektor

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:11 WITA