2026, BPS Kalsel Catat IHK Terjadi Kenaikan Dari 106,33 Menjadi 111,28

- Kontributor

Selasa, 3 Februari 2026 - 02:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan (Kalsel)  pada Januari 2026 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS Provinsi Kalimantan Selatan di 5 kabupaten/kota, pada Januari 2026 terjadi inflasi y-on-y sebesar 4,66 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 106,33 pada Januari 2025 menjadi 111,28 pada Januari 2026. 

“Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 2,80 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,65 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 10,65 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,66 persen, kelompok kesehatan sebesar 3,45 persen, kelompok pendidikan sebesar 3,55 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,04 persen, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 23,47 persen. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok transportasi sebesar 0,46 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,28 persen. Sedangkan kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar tidak mengalami perubahan,” kata Kepala BPS Kalsel, Mukhamad Mukhanif, Banjarbaru, Selasa  (3/2/2026).

Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y pada Januari 2026, antara lain emas perhiasan, tarif listrik, beras, sigaret kretek mesin, ikan papuyu, nasi dengan lauk, tarif rumah sakit, bawang merah, sewa rumah, kue basah, daging ayam ras, spp sekolah dasar, baju muslim wanita, kopi bubuk, ikan peda, minyak goreng, spp akademi/perguruan tinggi, bayam, mie kering instant, sepeda motor, service motor, bubur, sigaret kretek tangan, mobil, ikan sepat siam, pasta gigi, bakso siap santap, ikan kembung, ayam goreng, ikan tongkol dan pepaya.

Sedangkan komoditas yang memberikan andil/sumbangan deflasi y-on-y, antara lain tarif parkir, cabai merah, ikan gabus, cabai rawit, angkutan udara, bawang putih, ikan nila, cabai hijau, udang basah, pengharum cucian dan ikan patin.

Pada Januari 2026, kelompok pengeluaran yang memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,89 persen; pakaian dan alas kaki sebesar 0,08 persen; kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,43 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,03 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,12 persen, kelompok pendidikan sebesar 0,14 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,25 persen, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 1,79 persen.

“Sementara komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi m-to-m pada Januari 2026, antara lain: emas perhiasan, bayam, daging ayam ras, beras, ikan gabus, sawi hijau, ikan papuyu, dan tomat. Sedangkan komoditas yang memberikan andil/sumbangan deflasi m-to-m, antara lain bawang merah, cabai merah, angkutan udara, cabai rawit, bensin dan pepaya,” ujar Mukhanif. MC Kalsel/scw

Berita Terkait

Hari Buku Sedunia 2026, Dispersip Kalsel Dorong Literasi Melalui Kompetisi Video
Sinkronkan Kebijakan Pusat-Daerah, Disdukcapil Kalsel Bahas Pengelolaan Data Kependudukan
Promosi Investasi Kalsel Jadi Momentum RSUD Ulin Kembangkan Layanan Unggulan Jantung  dan Stroke
Kontingen Orado Kalsel Ikut Kejurnas 2026 di Bogor
YPR Kobra Kalsel Lakukan Pembinaan Klien Diduga Gangguan Jiwa Akibat Penyalahgunaan Zat
WFH di PPRSLU Budi Sejahtera Tetap Jaga Layanan Lansia, Efektivitas dan Efisiensi Jadi Evaluasi
YonTP Gelombang I 2026 Disiapkan, TNI AD Perkuat Struktur Satuan
Gubernur Kalsel Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji, Ingatkan Jaga Kesehatan di Tanah Suci

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:48 WITA

Hari Buku Sedunia 2026, Dispersip Kalsel Dorong Literasi Melalui Kompetisi Video

Jumat, 24 April 2026 - 14:36 WITA

Sinkronkan Kebijakan Pusat-Daerah, Disdukcapil Kalsel Bahas Pengelolaan Data Kependudukan

Jumat, 24 April 2026 - 14:08 WITA

Promosi Investasi Kalsel Jadi Momentum RSUD Ulin Kembangkan Layanan Unggulan Jantung  dan Stroke

Jumat, 24 April 2026 - 14:03 WITA

Kontingen Orado Kalsel Ikut Kejurnas 2026 di Bogor

Jumat, 24 April 2026 - 13:56 WITA

YPR Kobra Kalsel Lakukan Pembinaan Klien Diduga Gangguan Jiwa Akibat Penyalahgunaan Zat

Berita Terbaru

Daerah

Kontingen Orado Kalsel Ikut Kejurnas 2026 di Bogor

Jumat, 24 Apr 2026 - 14:03 WITA