Perkuat Pelestarian Budaya, Disdikbud Kalsel Gelar Ruang Ekspresi Bersama Guru Seni di HSU

- Kontributor

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan resmi membuka kegiatan “Ruang Ekspresi Budaya Bersama Guru Seni Tahun 2026” yang berlangsung di SMKN 2 Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Acara yang berlangsung pada 12-13 Februari 2026 ini dihadiri oleh 39 peserta yang merupakan guru seni jenjang SMA, SMK, dan SLB.

​Pembukaan acara berlangsung meriah dengan penampilan tari dari Sanggar Air Amuntai. Dalam sambutannya, Kepala Disdikbud Provinsi Kalsel, Galuh Tantri Narindra melalui Kepala Seksi Kesenian, Sunjaya Adhiarso, menekankan peran vital guru seni sebagai garda terdepan pelestari tradisi banua.

​”Guru seni tidak hanya berperan sebagai pendidik di ruang kelas, tetapi juga sebagai penjaga nilai, pewaris tradisi, sekaligus penggerak kreativitas budaya di tengah masyarakat,” ujar Sunjaya, Sabtu (14/2/2026).

Ia menambahkan, bahwa melalui dedikasi para guru seni, warisan budaya Kalimantan Selatan dapat tetap relevan dengan perkembangan zaman. Pemerintah Provinsi pun berkomitmen untuk terus menyediakan wadah apresiasi guna meningkatkan kompetensi para pendidik tersebut.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Ketua Komisi II DPRD Kabupaten HSU, Hendra Royadi, Kanwil Kemenkumham Kalsel, Alvioneda Rennar Putri, perwakilan Universitas PGRI Kalimantan, Suwarjiyo, dan Sarif Radana dari Sanggar Air Amuntai.

​Turut hadir pula Kabid Kebudayaan Disdikbud Kabupaten HST, Rahmah serta Wakil Kepala Sekolah Akademik SMKN 2 Amuntai. Sunjaya berharap agar pertemuan ini menghasilkan ide-ide segar yang inklusif, terutama dalam mengintegrasikan nilai budaya lokal yang ramah bagi seluruh peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus.

​”Jadikan ruang ekspresi budaya ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebagai ruang belajar, ruang berbagi, dan ruang bertumbuh bersama,” tegasnya.

​Acara ini diharapkan mampu memperkuat jejaring antar guru seni lintas jenjang dan wilayah demi keberlanjutan budaya lokal di Kalimantan Selatan. MC Kalsel/Jml

Berita Terkait

Cegah Food Waste, Distan KP Kalsel Gelar Bimtek Penyelamatan Pangan 2026
Bank Kalsel Resmi Beroperasi sebagai Bank Devisa, Siap Layani Transaksi Internasional
Bank Kalsel Resmi Jadi Bank Devisa, Gubernur Ajak Pelaku Usaha Manfaatkan Layanan Transaksi Internasional
Dinas Pariwisata Kalsel Perkuat Kapasitas Pokdarwis Banua Lewat Inovasi Digital dan Kearifan Lokal
Atlet Gulat SPOBDA Kalsel Sabet Tiga Emas dan Dua Perunggu di UPI Wrestling Invitation 2026
Prestasi Membanggakan, Pegulat Kalsel Borong 11 Medali di UPI Wrestling Invitation 2026
Kontingen Kalsel Ikuti PENAS KTNA XVII 2026, Perkuat Kompetensi dan Adopsi Inovasi Ketahanan Pangan
Dislautkan Kalsel Pastikan Kesiapan Kontingen di PENAS KTNA XVII 2026, Kenyamanan Peserta Jadi Prioritas

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 14:43 WITA

Cegah Food Waste, Distan KP Kalsel Gelar Bimtek Penyelamatan Pangan 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 14:38 WITA

Bank Kalsel Resmi Beroperasi sebagai Bank Devisa, Siap Layani Transaksi Internasional

Senin, 22 Juni 2026 - 14:37 WITA

Bank Kalsel Resmi Jadi Bank Devisa, Gubernur Ajak Pelaku Usaha Manfaatkan Layanan Transaksi Internasional

Senin, 22 Juni 2026 - 14:35 WITA

Dinas Pariwisata Kalsel Perkuat Kapasitas Pokdarwis Banua Lewat Inovasi Digital dan Kearifan Lokal

Senin, 22 Juni 2026 - 14:02 WITA

Atlet Gulat SPOBDA Kalsel Sabet Tiga Emas dan Dua Perunggu di UPI Wrestling Invitation 2026

Berita Terbaru