Ekonomi dan Fiskal Kalsel Awal 2026 Tunjukkan Tren Positif, DJPb: Momentum Pertumbuhan Terjaga

- Kontributor

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktorat Jenderal Perbendaharaan melalui Kantor Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan (DJPb Kalsel) mengumumkan bahwa kondisi ekonomi dan fiskal daerah menunjukkan performa positif pada awal tahun 2026. Hingga akhir Januari 2026, Kalimantan Selatan mampu menjaga momentum pertumbuhan di tengah dinamika ekonomi nasional dan global.

Kepala Kanwil DJPb Kalsel, Catur Ariyanto Wibowo, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan pada Triwulan IV 2025 mencapai 5,46 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) atau 5,22 persen secara kumulatif (c-to-c). Capaian tersebut menjadikan Kalsel sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi ketiga di regional Kalimantan.

“Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa fondasi ekonomi Kalimantan Selatan tetap kuat dan resilien. Di tengah berbagai tantangan, aktivitas ekonomi daerah masih mampu tumbuh di atas rata-rata nasional,” kata Catur, Banjarmasin, Jumat (27/2/2026).

Dari sisi fiskal, realisasi Belanja Negara hingga Januari 2026 telah mencapai Rp2,82 triliun atau 9,81 persen dari total pagu sebesar Rp28,77 triliun. Porsi terbesar dialokasikan untuk penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp2,51 triliun.

Menurut Catur, percepatan belanja di awal tahun menjadi sinyal positif dalam menjaga daya dorong ekonomi daerah.

“Belanja negara yang mulai efektif digulirkan sejak awal tahun diharapkan mampu menopang aktivitas ekonomi serta mendukung program prioritas pembangunan di daerah,” jelasnya.

Sementara itu, kinerja APBD di awal tahun juga mencatatkan surplus sebesar Rp1,21 triliun. Surplus ini menunjukkan ruang fiskal daerah yang sehat dan memberi fleksibilitas bagi pemerintah daerah dalam membiayai program pembangunan.

Dari sisi eksternal, hingga Januari 2026 neraca perdagangan Kalimantan Selatan mencatatkan surplus sebesar US$877,35 juta. Meski mengalami kontraksi tipis 1,10 persen (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu, surplus tetap terjaga. Nilai ekspor Januari tercatat sebesar US$948,19 juta, terkontraksi 4,7 persen akibat penurunan volume komoditas utama seperti batubara dan CPO. Sementara itu, nilai impor tercatat sebesar US$70,84 juta.

Di sektor harga, tingkat inflasi Kalimantan Selatan pada Januari 2026 tercatat sebesar 4,66 persen (yoy) dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,28. Angka ini berada di atas inflasi nasional yang sebesar 3,55 persen (yoy). Secara bulanan (month-to-month), Kalsel mengalami inflasi sebesar 0,20 persen, berbanding terbalik dengan kondisi nasional yang mencatatkan deflasi 0,15 persen.

“Tekanan inflasi bulanan terutama dipicu kenaikan harga emas perhiasan, bayam, dan daging ayam ras. Namun demikian, beberapa komoditas seperti bawang merah, cabai merah, dan tarif angkutan udara turut memberikan andil deflasi sehingga membantu menahan laju inflasi lebih lanjut,” ucap Catur

Dirinya pun menegaskan bahwa capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 5,46 persen (yoy) pada Triwulan IV 2025—lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan nasional sebesar 5,39 persen—menjadi bukti resiliensi ekonomi Kalimantan Selatan.

“Kami optimistis, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, serta pengelolaan fiskal yang prudent, momentum pertumbuhan ini dapat terus dijaga sepanjang 2026,” pungkasnya. MC Kalsel/Rns

Berita Terkait

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda
Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting
Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya
Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur
Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien
Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH
Pilkades 2026 di Tiga Kabupaten Kalsel Berjalan Lancar, 84 Desa Ikuti Pemilihan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:17 WITA

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:38 WITA

Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:13 WITA

Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien

Berita Terbaru