Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor, Dinkes Kalsel Prioritaskan Penurunan Angka Kematian Ibu

- Kontributor

Senin, 2 Maret 2026 - 09:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) melalui penguatan kolaborasi lintas profesi dan inovasi program di daerah.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Diauddin, menyampaikan bahwa secara nasional posisi AKI Kalimantan Selatan berada pada kategori menengah. Namun demikian, upaya percepatan penurunan tetap menjadi prioritas.

“Angka kematian ibu kita memang tidak bisa dibilang tinggi secara nasional, karena posisi kita selalu di tingkat menengah. Tetapi kita melihat belum ada pergerakan yang berarti dalam beberapa tahun terakhir, sehingga upaya harus ditingkatkan,” ujar Diauddin di Banjarmasin (2/3/2026)

Ia menambahkan, berbagai forum koordinasi telah dilakukan, mulai dari pertemuan dengan para bidan, kader kesehatan, hingga rapat perencanaan daerah yang turut mengundang dokter spesialis obstetri dan ginekologi (SpOG) serta spesialis anak.

Menurutnya, pendekatan yang sama setiap tahun tidak akan menghasilkan perubahan signifikan. Karena itu, Dinkes Kalsel mendorong lahirnya inovasi baru dalam penanganan kesehatan ibu dan anak.

“Tidak mungkin kita mengharapkan hasil yang lebih baik jika usahanya itu-itu saja setiap tahun. Karena itu, tahun ini harus ada inovasi,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan akan membentuk tim kecil lintas profesi. Tim ini akan melibatkan dokter spesialis kandungan, dokter spesialis anak, unsur legislatif dari DPRD Komisi IV, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

Tim kecil tersebut bertugas menyusun dan merumuskan kegiatan prioritas yang akan dilaksanakan secara terpadu di lapangan. Upaya ini mendapat dukungan dari Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), yang menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi langsung di daerah.

“Mereka siap membantu turun ke lapangan untuk edukasi, pelatihan petugas, dan penguatan layanan,” jelas Diauddin.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga telah mengalokasikan anggaran untuk mendukung keterlibatan dokter spesialis kandungan dan spesialis anak agar dapat melakukan pendampingan langsung ke kabupaten/kota.

Melalui langkah kolaboratif dan inovatif ini, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan optimistis upaya percepatan penurunan angka kematian ibu dapat menunjukkan hasil yang lebih signifikan dalam waktu mendatang. MC Kalsel/scw

Berita Terkait

Pemprov Kalsel Dorong Gerakan Penghijauan pada Penanaman Pohon HUT ke-43 BPKP
Pemprov Kalsel Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Melalui Bimtek UP2K PKK
Verifikasi Atlet POPDA Kalsel 2026 Dimulai, Dispora Pastikan Keabsahan Peserta
Pemberdayaan Keluarga Purna Bina Jadi Penguat Ketahanan Sosial Masyarakat
Dinkes Kalsel Sinkronkan Data SDMK melalui Aplikasi SATUSEHAT/SISDMK
Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Dasar Lewat Rakor SPM Kesehatan
Bappeda Kalsel Gelar FGD Kajian KEK Mekar Putih, Dorong Penguatan Rantai Nilai dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Sosialisasi Pembiayaan Syariah Dorong Penguatan UMKM Kalsel

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 19:51 WITA

Pemprov Kalsel Dorong Gerakan Penghijauan pada Penanaman Pohon HUT ke-43 BPKP

Senin, 11 Mei 2026 - 19:46 WITA

Pemprov Kalsel Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Melalui Bimtek UP2K PKK

Senin, 11 Mei 2026 - 19:43 WITA

Verifikasi Atlet POPDA Kalsel 2026 Dimulai, Dispora Pastikan Keabsahan Peserta

Senin, 11 Mei 2026 - 19:21 WITA

Pemberdayaan Keluarga Purna Bina Jadi Penguat Ketahanan Sosial Masyarakat

Senin, 11 Mei 2026 - 19:15 WITA

Dinkes Kalsel Sinkronkan Data SDMK melalui Aplikasi SATUSEHAT/SISDMK

Berita Terbaru