Kebun Raya Banua Percepat Konektivitas Kawasan, Jembatan Ditargetkan Selesai 2026

- Kontributor

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UPTD Kebun Raya Banua terus berbenah dalam meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas kawasan wisata edukasi tersebut. Pada tahun 2026, sejumlah program pembangunan infrastruktur ditargetkan rampung guna mendukung konektivitas dan membuka potensi area baru bagi pengunjung.

Kepala UPTD Kebun Raya Banua, Rahmat Maidiyanto, menyampaikan bahwa pada 2025 pihaknya telah menyelesaikan program pengaspalan jalan di dalam kawasan kebun raya. Sebelumnya, akses jalan masih berupa batu kerikil, namun kini telah diaspal sehingga lebih nyaman dan aman dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.

“Alhamdulillah, program pengaspalan jalan sudah kita selesaikan di tahun 2025. Yang sebelumnya masih jalan batu kerikil, sekarang sudah beraspal sehingga akses pengunjung jauh lebih baik,” ucapnya di Banjarbaru, Selasa (3/3/2026).

Melanjutkan pembangunan tersebut, pada 2026 ini pihaknya memprogramkan penyelesaian pembangunan jembatan yang akan menghubungkan area parkir dengan area utama kebun raya. Selama ini, pengunjung yang memarkir kendaraan di bagian belakang harus keluar kawasan terlebih dahulu untuk masuk kembali melalui gerbang utama.

“Insyaallah tahun ini kita rampungkan pembangunan jembatan. Nantinya dari area parkir ke area utama tidak perlu lagi keluar masuk gerbang satu, karena sudah terkoneksi langsung,” jelasnya.

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan tidak hanya mempermudah akses, tetapi juga membuka peluang pengembangan spot-spot baru yang sebelumnya kurang terjangkau. 

Beberapa area kebun sebenarnya dapat dilalui dengan berjalan kaki melalui jalur di sekitar embung, namun aksesnya terbatas dan belum optimal bagi seluruh pengunjung.

Dengan infrastruktur yang semakin memadai, UPTD Kebun Raya Banua optimistis dapat memperkenalkan lebih banyak koleksi dan zona kawasan kepada masyarakat. 

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari pengembangan kebun raya sebagai ruang terbuka hijau, destinasi wisata edukasi, serta sarana konservasi tanaman khas Kalimantan Selatan.

Rahmat menambahkan, pihaknya terus berupaya mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan maupun sumber pendanaan lainnya agar pembangunan dapat berjalan berkelanjutan.

“Kami mohon doa dan dukungan semua pihak. Mudah-mudahan target tahun ini bisa selesai dan sebelum akhir tahun sudah bisa kita nikmati bersama,” pungkasnya.

Dengan berbagai pembenahan tersebut, Kebun Raya Banua diharapkan semakin nyaman, representatif, dan mampu menjadi destinasi unggulan yang membanggakan masyarakat Kalimantan Selatan. MC Kalsel/dam

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Pemprov Kalsel Dorong Gerakan Penghijauan pada Penanaman Pohon HUT ke-43 BPKP
Pemprov Kalsel Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Melalui Bimtek UP2K PKK
Verifikasi Atlet POPDA Kalsel 2026 Dimulai, Dispora Pastikan Keabsahan Peserta
Pemberdayaan Keluarga Purna Bina Jadi Penguat Ketahanan Sosial Masyarakat
Dinkes Kalsel Sinkronkan Data SDMK melalui Aplikasi SATUSEHAT/SISDMK
Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Dasar Lewat Rakor SPM Kesehatan
Bappeda Kalsel Gelar FGD Kajian KEK Mekar Putih, Dorong Penguatan Rantai Nilai dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Sosialisasi Pembiayaan Syariah Dorong Penguatan UMKM Kalsel

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 19:51 WITA

Pemprov Kalsel Dorong Gerakan Penghijauan pada Penanaman Pohon HUT ke-43 BPKP

Senin, 11 Mei 2026 - 19:46 WITA

Pemprov Kalsel Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Melalui Bimtek UP2K PKK

Senin, 11 Mei 2026 - 19:43 WITA

Verifikasi Atlet POPDA Kalsel 2026 Dimulai, Dispora Pastikan Keabsahan Peserta

Senin, 11 Mei 2026 - 19:21 WITA

Pemberdayaan Keluarga Purna Bina Jadi Penguat Ketahanan Sosial Masyarakat

Senin, 11 Mei 2026 - 19:15 WITA

Dinkes Kalsel Sinkronkan Data SDMK melalui Aplikasi SATUSEHAT/SISDMK

Berita Terbaru