Ramadan 1447 H, Kebun Raya Banua Sesuaikan Jam Operasional

- Kontributor

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UPTD Kebun Raya Banua melakukan penyesuaian jam operasional selama bulan suci Ramadan 1447 H. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk penyesuaian terhadap jam kerja pegawai sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin berkunjung.

Kepala UPTD Kebun Raya Banua, Rahmat Maidiyanto, menyampaikan bahwa selama Ramadan, kawasan kebun raya dibuka untuk umum mulai pukul 14.00 WITA hingga pukul 18.00 WITA.

“Selama bulan Ramadan memang ada penyesuaian, kurang lebih mengikuti jam kerja pegawai. Untuk pengunjung, kita buka dari jam 2 siang sampai jam 6 sore,” ujarnya di Banjarbaru, Selasa (3/3/2026).

Meski terjadi pembatasan jam kunjungan di area utama, pengelola tetap menyediakan alternatif destinasi edukatif yang dapat diakses di luar jam tersebut, yakni di area Nature Exhibition. Spot ini dirancang sebagai ruang edukasi yang memperkenalkan berbagai tumbuhan endemik Kalimantan Selatan kepada masyarakat.

“Di Nature Exhibition, pengunjung bisa mendapatkan pengenalan terhadap tumbuhan-tumbuhan endemik yang ada di Kalimantan Selatan. Konsepnya kurang lebih seperti museum,” jelas Rahmat.

Menurutnya, konsep pameran edukatif ini sebenarnya telah diperkenalkan sejak beberapa tahun terakhir sebagai bagian dari penguatan fungsi konservasi dan edukasi Kebun Raya Banua. Namun, momentum Ramadan diharapkan dapat mendorong pergeseran minat kunjungan masyarakat ke area yang lebih bersifat edukatif dan reflektif.

“Memang sejak beberapa tahun kita sudah memperkenalkan spot ini. Harapannya di bulan Ramadan, kunjungan bisa lebih bergeser ke Nature Exhibition dibandingkan spot-spot wisata di area luar,” tambahnya.

Penyesuaian ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga efektivitas operasional selama Ramadan, tetapi juga untuk memperkuat peran Kebun Raya Banua sebagai pusat konservasi, penelitian, dan edukasi lingkungan di Kalimantan Selatan. MC Kalsel/dam

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Perenang Muda Kalsel Sabet Dua Medali di A-Stream Open Water Swimming Bali 2026
Ratusan Gamer Ramaikan Axis Cup 2026, ESI Kalsel Dorong Regenerasi Atlet Esports
516 Siswa RA-MI Ma’arif NU Kalsel Diwisuda, Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter
FORSGI Kalsel Akan Gelar Festival U-10 dan U-12 di Akhir Juni, Jadi Panggung Seleksi Talenta Sepak Bola Banua
Hasnuryadi Motivasi Atlet Panjat Tebing Kalsel Usai Raihan Medali Pertama di Jakarta
Indah Tiara Persembahkan Medali Perdana Kalsel di Kejurnas Panjat Tebing KU 2026
Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar
RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:53 WITA

Perenang Muda Kalsel Sabet Dua Medali di A-Stream Open Water Swimming Bali 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:50 WITA

Ratusan Gamer Ramaikan Axis Cup 2026, ESI Kalsel Dorong Regenerasi Atlet Esports

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:08 WITA

516 Siswa RA-MI Ma’arif NU Kalsel Diwisuda, Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:57 WITA

FORSGI Kalsel Akan Gelar Festival U-10 dan U-12 di Akhir Juni, Jadi Panggung Seleksi Talenta Sepak Bola Banua

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:47 WITA

Hasnuryadi Motivasi Atlet Panjat Tebing Kalsel Usai Raihan Medali Pertama di Jakarta

Berita Terbaru

Adv Tanah Bumbu

Dua Desa di Tanah Bumbu Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia

Sabtu, 20 Jun 2026 - 10:23 WITA