PRSPD Iskaya Banaran Perkuat Pembinaan Spiritual dan Keterampilan Klien di Bulan Ramadan

- Kontributor

Rabu, 4 Maret 2026 - 03:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas (PRSPD) Iskaya Banaran tetap menjalankan berbagai kegiatan pembinaan bagi para klien selama bulan Ramadan. Kegiatan tersebut mencakup pembinaan keagamaan hingga pelatihan keterampilan yang rutin dilakukan setiap hari.

Kepala PRSPD Iskaya Banaran, Gusti Muhammad Reza Pahlevi, mengatakan selama Ramadan pihaknya menambah kegiatan keagamaan bagi klien dan karyawan sebagai bagian dari pembinaan spiritual.

“Selama Ramadan kita mengadakan sholat duha setiap hari setelah apel pagi yang diikuti klien dan karyawan di Panti Iskaya. Selain itu, setiap hari Jumat juga dilaksanakan tausiyah Ramadan yang juga diikuti klien maupun karyawan,” kata Pahlevi, Banjarbaru, Rabu (4/3/2026).

Ia menjelaskan, selain kegiatan keagamaan, aktivitas keterampilan bagi klien tetap berjalan seperti hari biasa. Hanya saja, intensitas kegiatan disesuaikan dengan kondisi selama bulan puasa agar tidak terlalu berat bagi para klien.

“Kegiatan keterampilan tetap berjalan seperti hari-hari biasa, hanya porsinya yang disesuaikan agar tidak terlalu berat bagi klien selama Ramadan,” ucapnya.

Terkait penerapan sistem lima hari kerja yang mulai berlaku pada awal Maret, Pahlevi menyebut dampaknya terhadap pelayanan di panti tidak terasa secara signifikan. Hal tersebut karena sistem pembinaan dan pelayanan bagi klien telah berjalan secara terstruktur.

Menurutnya, kegiatan pembelajaran dan keterampilan bagi klien di panti tetap berlangsung hingga hari Sabtu. Untuk mendukung hal tersebut, pihak panti menerapkan sistem piket bagi petugas yang mendampingi para klien.

“Secara teknis nanti ada pembagian piket bagi petugas pelayanan dan pembinaan, baik pengasuh, perawat kesehatan maupun pendamping klien. Karena instruktur keterampilan berasal dari pihak luar, maka tetap perlu ada pendampingan dari pihak panti,” jelasnya.

Ia menegaskan, penerapan lima hari kerja tidak memengaruhi kualitas pelayanan kepada para klien karena seluruh kegiatan pembinaan telah diatur secara sistematis.

“Kalau secara pelayanan tidak ada pengaruh, karena memang sistem pembinaan dan pelayanan kepada klien sudah berjalan dengan baik,” pungkasnya. MC Kalsel/Rns

Berita Terkait

HLUN 2026 di Kalsel, Dinsos Tegaskan Komitmen Wujudkan Lansia Sehat, Mandiri dan Produktif
Peringati Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan dan Berikan Apresiasi kepada Lansia
Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total
Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga
Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen
Penyaluran TKD di Kalsel Capai Rp6,68 Triliun, DJPb Sebut Dukungan Fiskal Daerah Terus Terjaga
Penyaluran KUR di Kalsel Capai Rp1,81 Triliun, Sektor Pertanian Dominasi Penerima
Dinas Pariwisata Kalsel Fokus Tingkatkan Kunjungan Wisatawan melalui Destinasi Unggulan

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:24 WITA

HLUN 2026 di Kalsel, Dinsos Tegaskan Komitmen Wujudkan Lansia Sehat, Mandiri dan Produktif

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:20 WITA

Peringati Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan dan Berikan Apresiasi kepada Lansia

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:23 WITA

Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WITA

Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:52 WITA

Penyaluran TKD di Kalsel Capai Rp6,68 Triliun, DJPb Sebut Dukungan Fiskal Daerah Terus Terjaga

Berita Terbaru