BKKBN Kalsel Optimalkan Program Genting dan Tamasya untuk Percepat Penurunan Stunting 

- Kontributor

Kamis, 5 Maret 2026 - 05:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah terus memperkuat berbagai strategi dalam upaya percepatan penurunan stunting, salah satunya melalui implementasi Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) dan Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) yang dijalankan oleh Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, Farah Adibah mengatakan, program Genting menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dalam membantu keluarga yang memiliki risiko stunting.

Menurutnya, melalui program tersebut masyarakat, lembaga, hingga dunia usaha dapat berperan sebagai orang tua asuh bagi keluarga prasejahtera yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi dan pendampingan.

“Melalui program Genting, masyarakat dapat memberikan bantuan baik berupa edukasi maupun dukungan pemenuhan gizi bagi keluarga berisiko stunting,” ujarnya di Banjarmasin, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan dapat berupa makanan tambahan, pemenuhan kebutuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, maupun balita dari keluarga kurang mampu.

Farah menambahkan, partisipasi masyarakat di Kalimantan Selatan dalam program tersebut cukup tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya individu, lembaga, hingga perusahaan yang bersedia menjadi orang tua asuh.

Menurutnya, semangat gotong royong masyarakat menjadi kekuatan besar dalam membantu pemerintah menekan angka stunting di daerah.

“Semangat gotong royong masyarakat Kalimantan Selatan sangat besar dalam membantu keluarga berisiko stunting,” katanya.

Selain program Genting, BKKBN Kalsel juga mengembangkan program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) yang berfokus pada pemantauan tumbuh kembang anak sejak usia dini.

Farah menjelaskan, program Tamasya menyasar anak-anak yang dititipkan di tempat penitipan anak atau daycare, khususnya bagi keluarga yang kedua orang tuanya bekerja.

Melalui program ini, anak-anak tidak hanya mendapatkan pengasuhan, tetapi juga pemantauan tumbuh kembang, pemenuhan gizi, serta stimulasi perkembangan yang sesuai dengan usia mereka.

“Program Tamasya memastikan anak-anak yang berada di tempat penitipan mendapatkan pemantauan tumbuh kembang secara optimal,” jelasnya.

Selain pemantauan terhadap anak, orang tua juga diberikan edukasi mengenai pola asuh yang baik serta pemenuhan gizi anak ketika berada di rumah.

Ia berharap melalui kedua program tersebut, upaya pencegahan stunting dapat dilakukan secara lebih komprehensif dengan melibatkan peran aktif masyarakat dan keluarga.

“Dengan pendekatan ini kita memastikan anak-anak tetap mendapatkan perhatian terhadap tumbuh kembangnya meskipun orang tua bekerja,” pungkasnya, MC Kalsel/tgh

Berita Terkait

Turnamen Gateball Meriahkan HUT ke-81 RI, 10 UPT Kementerian PU Ikut Bertanding
Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda
Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting
Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya
Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur
Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien
Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WITA

Turnamen Gateball Meriahkan HUT ke-81 RI, 10 UPT Kementerian PU Ikut Bertanding

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:17 WITA

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:38 WITA

Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:46 WITA

Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan

Berita Terbaru