Penguatan Budidaya Perikanan, Dislutkan Kalsel Lakukan Pendampingan dan Diversifikasi

- Kontributor

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat sektor budidaya perikanan melalui program pendampingan teknis, bantuan sarana prasarana, serta diversifikasi komoditas bagi para pembudidaya.

Salah satu strategi yang dilakukan adalah mendorong pembudidaya ikan toman di keramba untuk turut mengembangkan ikan gabus (haruan) karena memiliki karakteristik yang hampir sama.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono, menjelaskan bahwa ikan toman dan gabus memiliki kesamaan dari sisi jenis dan pola pemeliharaan.

“Pembudidaya ikan toman relatif lebih mudah beralih atau menambah komoditas gabus karena keduanya memiliki karakter yang hampir sama, baik dari jenis makanan yang bersifat karnivora maupun masa pemeliharaannya yang berkisar 8 sampai 10 bulan,” ujarnya, Banjarbaru, Jumat (6/3/2026).

Program diversifikasi ini difokuskan di beberapa wilayah seperti Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Selatan dan Tapin yang selama ini dikenal sebagai sentra budidaya ikan air tawar.

Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan sarana produksi kepada kelompok pembudidaya, mulai dari benih, pakan hingga peralatan budidaya untuk mendukung keberhasilan usaha.

“Kita tidak hanya memberikan bantuan sarana produksi, tetapi juga pendampingan melalui bimbingan teknis agar pembudidaya dapat menerapkan cara budidaya ikan yang baik sehingga hasilnya lebih optimal,” kata Rusdi.

Ia berharap berbagai program tersebut dapat meningkatkan produksi perikanan budidaya di Kalimantan Selatan sekaligus memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan pendapatan masyarakat. MC Kalsel/scw

Berita Terkait

DLH Kalsel Salurkan 2.000 Ember dan Tong Sampah, Dorong Pemilahan dari Rumah Tangga
BMKG Kalsel: Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal dan Cenderung Lebih Kering
Antusiasme Membludak, 249 Atlet Ramaikan Seleksi Basket Banjarmasin Menuju POPDA 2026
Bappeda Kalsel Pastikan Keselarasan Program Lewat Desk Renja 2027
Koordinasi Dishut Kalsel Perkuat Tertib Administrasi RBP REDD+
Disdikbud Kalsel Pastikan Sistem Penerimaan Murid Baru 2026 Siap Dilaksanakan
Ekspor Kalsel Capai US$800,02 Juta pada Februari 2026
Disdag Kalsel Umumkan Pembukaan Pendaftaran dan Seleksi EO untuk Kalsel Expo 2026

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 18:53 WITA

DLH Kalsel Salurkan 2.000 Ember dan Tong Sampah, Dorong Pemilahan dari Rumah Tangga

Kamis, 2 April 2026 - 14:30 WITA

BMKG Kalsel: Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal dan Cenderung Lebih Kering

Kamis, 2 April 2026 - 14:28 WITA

Antusiasme Membludak, 249 Atlet Ramaikan Seleksi Basket Banjarmasin Menuju POPDA 2026

Kamis, 2 April 2026 - 14:26 WITA

Bappeda Kalsel Pastikan Keselarasan Program Lewat Desk Renja 2027

Kamis, 2 April 2026 - 14:11 WITA

Koordinasi Dishut Kalsel Perkuat Tertib Administrasi RBP REDD+

Berita Terbaru