Labkesda Kalsel Siap Jadi Laboratorium Rujukan TB, Tunggu Persetujuan Kemenkes

- Kontributor

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Kalimantan Selatan bersiap menjadi laboratorium rujukan untuk pemeriksaan tuberkulosis (TB) berbasis biologi molekuler bagi 13 kabupaten/kota se Kalsel.

Kepala Labkesda Kalsel, Arlan Prabowo, mengatakan pihaknya telah mengajukan diri ke Kementerian Kesehatan untuk ditetapkan sebagai laboratorium rujukan, dan saat ini masih menunggu proses verifikasi berupa visitasi.

“Kami sudah mengajukan diri sebagai laboratorium rujukan. Saat ini tinggal menunggu respon dari Kementerian Kesehatan, kemungkinan nanti akan dilakukan visitasi,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).

Jika disetujui, Labkesda Kalsel akan melayani pemeriksaan sampel TB dari seluruh kabupaten/kota sehingga tidak perlu lagi dikirim ke luar daerah. “Kalau sudah disetujui, seluruh sampel dari 13 kabupaten/kota bisa diperiksa di sini,” katanya.

Arlan menjelaskan, Labkesda Kalsel sebenarnya telah memiliki kemampuan pemeriksaan TB yang cukup lengkap, mulai dari metode mikroskopis, kultur, hingga uji resistensi antibiotik menggunakan metode MGIT (Mycobacterium Growth Indicator Tube) dan Drug Susceptibility Test (DST).

Selain itu, metode terbaru berupa PCR TB juga sudah tersedia dan dinilai lebih efisien karena mampu memeriksa lebih banyak sampel dalam waktu yang lebih cepat dibandingkan metode sebelumnya.

“Dengan PCR TB, kapasitas pemeriksaan lebih besar dan hasilnya juga lebih cepat, sehingga sangat mendukung program pengendalian TB nasional,” jelasnya.

Meski demikian, implementasi penuh layanan tersebut masih menunggu dukungan program dari pemerintah pusat, termasuk ketersediaan bahan dan persetujuan operasional.

Labkesda Kalsel juga berencana melakukan pengambilan sampel langsung ke kabupaten/kota bersama Dinas Kesehatan Provinsi pada periode April hingga Juni mendatang, sebagai bagian dari upaya penguatan deteksi penyakit di daerah.

“Ini bagian dari komitmen kami dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam pengendalian penyakit menular seperti TB,” tutup Arlan. MC Kalsel/scw

Berita Terkait

516 Siswa RA-MI Ma’arif NU Kalsel Diwisuda, Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter
FORSGI Kalsel Akan Gelar Festival U-10 dan U-12 di Akhir Juni, Jadi Panggung Seleksi Talenta Sepak Bola Banua
Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar
RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik
Dialog Pencegahan IRET di Abdi Persada FM, Generasi Muda Diingatkan Waspadai Radikalisme di Ruang Digital
Polda Kalsel Musnahkan 128,7 Kilogram Sabu Senilai Rp231 Miliar, Lima Tersangka Diamankan
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 128,7 Kilogram Sabu, Kapolda: Sasar Daerah Pertambangan dan Perkotaan
Polda Kalsel Ungkap 128,7 Kilogram Sabu, Pemprov Apresiasi Kinerja Aparat

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:08 WITA

516 Siswa RA-MI Ma’arif NU Kalsel Diwisuda, Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:57 WITA

FORSGI Kalsel Akan Gelar Festival U-10 dan U-12 di Akhir Juni, Jadi Panggung Seleksi Talenta Sepak Bola Banua

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:51 WITA

RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:45 WITA

Dialog Pencegahan IRET di Abdi Persada FM, Generasi Muda Diingatkan Waspadai Radikalisme di Ruang Digital

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:27 WITA

Polda Kalsel Musnahkan 128,7 Kilogram Sabu Senilai Rp231 Miliar, Lima Tersangka Diamankan

Berita Terbaru

Adv Tanah Bumbu

Dua Desa di Tanah Bumbu Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia

Sabtu, 20 Jun 2026 - 10:23 WITA