Program REDD+ Kalsel Tunjukkan Hasil Positif, Kadishut Lakukan Monitoring

- Kontributor

Jumat, 27 Maret 2026 - 08:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Fathimatuzzahra, melakukan monitoring pertumbuhan tanaman dalam program REDD+ (Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation) di lahan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang berlokasi di Kelurahan Cempaka, Kota Banjarbaru.

Monitoring dilakukan pada area seluas kurang lebih 100 hektare yang telah ditanami berbagai jenis pohon, antara lain ulin, eucalyptus, mangga, nangka, cempedak, alpukat, kuini, manggis, dan matoa. Tanaman tersebut merupakan bagian dari kegiatan penanaman sejak peluncuran (kick off) program REDD+ GCF Output 2 pada 27 November 2025.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, pertumbuhan tanaman menunjukkan hasil yang baik. Hal ini terlihat dari tingkat kelangsungan hidup tanaman, serta perkembangan tinggi dan tajuk yang optimal.

“Program REDD+ GCF Output 2 merupakan bagian dari upaya rehabilitasi hutan dan lahan yang didukung pendanaan internasional melalui Green Climate Fund (GCF). Dukungan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Indonesia, termasuk Kalimantan Selatan, dalam menurunkan emisi dari sektor kehutanan, khususnya akibat deforestasi dan degradasi hutan,” kata Fathimatuzzahra, Jum’at (27/3/2026).

Lebih jauh ia memaparkan, bahwa kegiatan tersebut juga sejalan dengan visi dan misi Gubernur Kalimantan Selatan, khususnya dalam penguatan ketahanan terhadap perubahan iklim.

“Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong langkah mitigasi dan adaptasi perubahan iklim secara berkelanjutan,” tuturnya.

Fathimatuzzahra juga menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan program melalui perawatan dan pengawasan yang konsisten. Ia menyebutkan bahwa monitoring dilakukan untuk memastikan tanaman tumbuh optimal dan memberikan manfaat jangka panjang, baik secara ekologis maupun ekonomis.

“Monitoring ini penting untuk memastikan tanaman yang telah ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang. Ini juga menjadi bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas tutupan lahan, menurunkan emisi, serta menjaga kelestarian hutan di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal sekaligus merumuskan langkah lanjutan guna mendukung keberhasilan program penanaman serta pengendalian perubahan iklim di daerah. MC Kalsel/Jml

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

516 Siswa RA-MI Ma’arif NU Kalsel Diwisuda, Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter
FORSGI Kalsel Akan Gelar Festival U-10 dan U-12 di Akhir Juni, Jadi Panggung Seleksi Talenta Sepak Bola Banua
Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar
RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik
Dialog Pencegahan IRET di Abdi Persada FM, Generasi Muda Diingatkan Waspadai Radikalisme di Ruang Digital
Polda Kalsel Musnahkan 128,7 Kilogram Sabu Senilai Rp231 Miliar, Lima Tersangka Diamankan
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 128,7 Kilogram Sabu, Kapolda: Sasar Daerah Pertambangan dan Perkotaan
Polda Kalsel Ungkap 128,7 Kilogram Sabu, Pemprov Apresiasi Kinerja Aparat

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:08 WITA

516 Siswa RA-MI Ma’arif NU Kalsel Diwisuda, Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:57 WITA

FORSGI Kalsel Akan Gelar Festival U-10 dan U-12 di Akhir Juni, Jadi Panggung Seleksi Talenta Sepak Bola Banua

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:51 WITA

RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:45 WITA

Dialog Pencegahan IRET di Abdi Persada FM, Generasi Muda Diingatkan Waspadai Radikalisme di Ruang Digital

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:27 WITA

Polda Kalsel Musnahkan 128,7 Kilogram Sabu Senilai Rp231 Miliar, Lima Tersangka Diamankan

Berita Terbaru

Adv Tanah Bumbu

Dua Desa di Tanah Bumbu Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia

Sabtu, 20 Jun 2026 - 10:23 WITA