Ekonomi dan Fiskal Kalsel Awal 2026 Positif, DJPb: Momentum Tetap Terjaga

- Kontributor

Senin, 30 Maret 2026 - 14:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalimantan Selatan mencatat kondisi ekonomi dan fiskal daerah menunjukkan performa positif sejak awal tahun 2026. Pertumbuhan ekonomi yang melampaui rata-rata nasional serta pengelolaan anggaran yang mulai berjalan efektif menjadi penopang utama terjaganya momentum tersebut.

Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Selatan, Catur Ariyanto Widodo, menyampaikan bahwa perekonomian Kalsel terus menunjukkan kinerja yang solid di tengah dinamika awal tahun.

“Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan pada Triwulan IV 2025 mencapai 5,46 persen (yoy) atau 5,22 persen secara kumulatif, menjadikannya tertinggi ketiga di regional Kalimantan. Ini menunjukkan fondasi ekonomi daerah masih cukup kuat,” kata Catur, Banjarmasin, Senin (30/3/2026).

Dari sisi fiskal, realisasi Belanja Negara hingga Februari 2026 tercatat sebesar Rp4,55 triliun atau 15,25 persen dari pagu Rp29,81 triliun. Porsi terbesar dialokasikan untuk penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp3,69 triliun.

Selain itu, kinerja APBD di awal tahun juga menunjukkan hasil positif dengan mencatatkan surplus sebesar Rp1,87 triliun. Kondisi ini mencerminkan ruang fiskal yang cukup sehat untuk mendukung berbagai program pembangunan daerah.

Lebih lanjut, Catur menjelaskan bahwa perekonomian Kalsel tetap resilien di tengah fluktuasi global. Hingga Februari 2026, neraca perdagangan masih mencatatkan surplus sebesar US$752,34 juta, meskipun mengalami kontraksi 20,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Surplus ini ditopang oleh ekspor yang mencapai US$884,41 juta, walaupun terjadi penurunan volume pada komoditas utama seperti batubara dan CPO. Di sisi lain, impor meningkat menjadi US$132,07 juta, terutama dipengaruhi kenaikan impor minyak petroleum,” jelasnya.

Dari sisi harga, tekanan inflasi di Kalimantan Selatan mengalami peningkatan. Pada Februari 2026, inflasi tercatat sebesar 5,97 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan tingkat nasional yang berada di angka 4,76 persen. Secara bulanan, inflasi Kalsel mencapai 0,86 persen.

Menurut Catur, kenaikan inflasi terutama dipicu oleh tarif listrik, emas perhiasan, dan beras. Sementara secara bulanan, komoditas seperti emas perhiasan, daging ayam ras, dan ikan nila menjadi penyumbang utama.

Meski demikian, berbagai langkah pengendalian inflasi terus dilakukan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Salah satunya melalui operasi pasar murah yang telah menyalurkan 13,20 ribu ton beras SPHP serta pemantauan stok pangan menjelang Ramadan.

“Upaya ini penting untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar utama seperti Pasar Sentra Antasari dan Pasar Beras Muara Klayan,” tutupnya. MC Kalsel/Rns

Berita Terkait

516 Siswa RA-MI Ma’arif NU Kalsel Diwisuda, Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter
FORSGI Kalsel Akan Gelar Festival U-10 dan U-12 di Akhir Juni, Jadi Panggung Seleksi Talenta Sepak Bola Banua
Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar
RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik
Dialog Pencegahan IRET di Abdi Persada FM, Generasi Muda Diingatkan Waspadai Radikalisme di Ruang Digital
Polda Kalsel Musnahkan 128,7 Kilogram Sabu Senilai Rp231 Miliar, Lima Tersangka Diamankan
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 128,7 Kilogram Sabu, Kapolda: Sasar Daerah Pertambangan dan Perkotaan
Polda Kalsel Ungkap 128,7 Kilogram Sabu, Pemprov Apresiasi Kinerja Aparat

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:08 WITA

516 Siswa RA-MI Ma’arif NU Kalsel Diwisuda, Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:57 WITA

FORSGI Kalsel Akan Gelar Festival U-10 dan U-12 di Akhir Juni, Jadi Panggung Seleksi Talenta Sepak Bola Banua

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:51 WITA

RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:45 WITA

Dialog Pencegahan IRET di Abdi Persada FM, Generasi Muda Diingatkan Waspadai Radikalisme di Ruang Digital

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:27 WITA

Polda Kalsel Musnahkan 128,7 Kilogram Sabu Senilai Rp231 Miliar, Lima Tersangka Diamankan

Berita Terbaru

Adv Tanah Bumbu

Dua Desa di Tanah Bumbu Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia

Sabtu, 20 Jun 2026 - 10:23 WITA