Rakortek DPMPTSP Kalsel 2026, Perkuat Sinergi Dorong Investasi Inklusif

- Kontributor

Senin, 30 Maret 2026 - 13:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakortek) dan Forum Perangkat Daerah Tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi peningkatan investasi daerah. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dibuka di Banjarbaru, Senin (30/3/2026).

Mewakili Gubernur Kalimantan Selatan, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Ariadi Noor, menegaskan bahwa investasi menjadi pilar utama dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi daerah yang ambisius.

“Target ekonomi kita tidak rendah, tetapi tinggi, yakni 8,1 persen. Konsekuensinya, kita harus mendorong investasi sebagai pilar utama untuk mencapai target tersebut,” ujar Ariadi.

Ia menekankan bahwa investasi yang diharapkan bukan sekadar meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus bersifat inklusif.

“Investasi yang inklusif adalah investasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menekan angka kemiskinan dan pengangguran. Jadi bukan hanya tinggi secara angka, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, Ariadi menyoroti pentingnya kesiapan dokumen Investment Project Ready to Offer (IPRO) sebagai daya tarik bagi investor.

“Tanpa IPRO yang matang, sulit bagi kita untuk mencapai target 8,1 persen pada 2029. Ini membutuhkan kerja luar biasa, bukan kerja biasa. PTSP menjadi ujung tombak dalam mempromosikan peluang investasi daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Provinsi Kalsel, Endri, menyampaikan bahwa Rakortek ini bertujuan menyusun langkah strategis dan sinkronisasi program antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk menyusun strategi bersama dalam meningkatkan investasi guna mencapai target pertumbuhan ekonomi hingga 8,1 persen pada tahun 2029,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan pembagian peran antar daerah agar program yang dijalankan tidak tumpang tindih.

“Kita ingin ada penyatuan dan sinkronisasi program, sehingga antara provinsi dan kabupaten/kota dapat saling melengkapi, bukan berjalan sendiri-sendiri,” jelas Endri.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama dalam memperkuat investasi sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang berkelanjutan dan inklusif. MC Kalsel/dam

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru