Mantri Tani Kabupaten/Kota Didorong Manfaatkan Aplikasi SPH-CAWI untuk Pengelolaan Data Hortikultura

- Kontributor

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus mendorong transformasi digital dalam pengelolaan data sektor pertanian. Salah satunya dengan mengoptimalkan penggunaan aplikasi Statistik Pertanian Hortikultura berbasis Computer-Assisted Web Interviewing (SPH-CAWI) oleh para mantri tani dan penyuluh di kabupaten/kota.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman melalui Kepala Bidang Hortikultura, Amir Salhan, menyampaikan bahwa selama ini proses pengumpulan data hortikultura masih dilakukan secara manual. Hal tersebut dinilai kurang efektif dan berpotensi menimbulkan perbedaan data antar instansi.

“Dengan hadirnya aplikasi SPH-CAWI, kita berupaya melakukan pengumpulan data secara online berbasis web. Ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi data hortikultura,” ujarnya dalam kegiatan sosialisasi yang diikuti mantri tani dan penyuluh, Selasa (31/3/2026).

Menurut Amir, penerapan aplikasi ini juga bertujuan mewujudkan prinsip satu data pertanian. Dengan demikian, data yang digunakan oleh berbagai pihak, baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga Kementerian Pertanian, akan seragam dan tidak lagi berbeda-beda.

“Ke depan, semua pihak menggunakan sumber data yang sama. Jadi tidak ada lagi perbedaan antara data statistik, dinas pertanian kabupaten/kota, maupun provinsi,” jelasnya.

Ia menambahkan, tahun 2026 menjadi momentum awal penerapan aplikasi SPH-CAWI secara lebih luas. Oleh karena itu, pihaknya mengundang seluruh mantri tani dan penyuluh untuk mendapatkan pemahaman teknis terkait penginputan data hortikultura secara online.

Selain penguatan sistem data, Pemprov Kalsel juga terus mendorong pengembangan sektor hortikultura, khususnya komoditas strategis yang berpengaruh terhadap inflasi seperti bawang, cabai, tanaman hias, dan buah-buahan unggulan daerah.

Namun demikian, Amir mengakui bahwa tantangan efisiensi anggaran pada tahun 2025 hingga 2026 turut berdampak pada pengembangan sektor tersebut di tingkat kabupaten/kota.

“Dengan adanya efisiensi anggaran, ruang gerak di daerah menjadi terbatas. Hal ini tentu akan berpengaruh terhadap luas tanam dan produksi, meskipun kita tetap berupaya agar hasil produksi bisa meningkat,” ungkapnya.

Melalui pemanfaatan aplikasi SPH-CAWI dan sinergi antar pemangku kepentingan, diharapkan pengelolaan data hortikultura di Kalimantan Selatan menjadi lebih akurat, terintegrasi, dan mampu mendukung pengambilan kebijakan yang tepat sasaran. MC Kalsel

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

516 Siswa RA-MI Ma’arif NU Kalsel Diwisuda, Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter
FORSGI Kalsel Akan Gelar Festival U-10 dan U-12 di Akhir Juni, Jadi Panggung Seleksi Talenta Sepak Bola Banua
Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar
RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik
Dialog Pencegahan IRET di Abdi Persada FM, Generasi Muda Diingatkan Waspadai Radikalisme di Ruang Digital
Polda Kalsel Musnahkan 128,7 Kilogram Sabu Senilai Rp231 Miliar, Lima Tersangka Diamankan
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 128,7 Kilogram Sabu, Kapolda: Sasar Daerah Pertambangan dan Perkotaan
Polda Kalsel Ungkap 128,7 Kilogram Sabu, Pemprov Apresiasi Kinerja Aparat

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:08 WITA

516 Siswa RA-MI Ma’arif NU Kalsel Diwisuda, Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:57 WITA

FORSGI Kalsel Akan Gelar Festival U-10 dan U-12 di Akhir Juni, Jadi Panggung Seleksi Talenta Sepak Bola Banua

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:51 WITA

RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:45 WITA

Dialog Pencegahan IRET di Abdi Persada FM, Generasi Muda Diingatkan Waspadai Radikalisme di Ruang Digital

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:27 WITA

Polda Kalsel Musnahkan 128,7 Kilogram Sabu Senilai Rp231 Miliar, Lima Tersangka Diamankan

Berita Terbaru

Adv Tanah Bumbu

Dua Desa di Tanah Bumbu Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia

Sabtu, 20 Jun 2026 - 10:23 WITA