BPSDMD Kalsel Matangkan Persiapan PKN 2026, Dorong Lahirnya Pemimpin Birokrasi Adaptif

- Kontributor

Kamis, 2 April 2026 - 17:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tahun 2026. Program strategis ini kembali digelar sebagai upaya mencetak pemimpin birokrasi yang adaptif dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan pembangunan.

Keseriusan tersebut ditunjukkan melalui koordinasi intensif yang dilakukan jajaran BPSDMD Kalsel dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI di Jakarta, Rabu (1/4/2026). 

Pertemuan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan teknis dan substansi pelatihan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pembina pelatihan ASN tingkat nasional.

Kepala BPSDMD Kalsel, Faried Fakhmansyah, menegaskan bahwa pelaksanaan PKN tahun ini tidak hanya berfokus pada rutinitas pelatihan, namun juga diarahkan untuk menghasilkan transformasi nyata dalam kepemimpinan birokrasi.

Menurutnya, komunikasi yang terbangun dengan LAN RI menjadi kunci dalam menjaga kualitas penyelenggaraan, termasuk penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan pembangunan daerah dan nasional.

“PKN ini bukan sekadar pelatihan, tetapi bagian dari upaya strategis untuk membentuk pemimpin yang mampu beradaptasi dan responsif terhadap dinamika pembangunan,” ujarnya.

Direncanakan berlangsung mulai 10 Juni hingga 15 Oktober 2026, PKN akan mengusung tema kepemimpinan adaptif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Fokus pembelajaran mencakup penguatan tata kelola pemerintahan yang resilien, khususnya dalam sektor pangan, kebencanaan, energi, dan ekonomi.

Sebanyak 60 peserta akan mengikuti pelatihan ini, yang berasal dari berbagai instansi, baik di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, maupun lembaga pemerintah tingkat pusat. Keberagaman peserta diharapkan mampu memperkaya perspektif serta memperkuat jejaring kerja antarlembaga.

Di sisi lain, BPSDMD Kalsel juga tengah menargetkan peningkatan akreditasi kelembagaan menjadi kategori A pada tahun 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui pembenahan menyeluruh, mulai dari peningkatan kompetensi tenaga pengajar, penguatan sistem pembelajaran berbasis kebutuhan, hingga optimalisasi sarana dan prasarana pelatihan.

Faried menyampaikan optimisme bahwa langkah-langkah yang dilakukan akan berdampak signifikan terhadap kualitas sumber daya manusia aparatur di Kalimantan Selatan.

“Kami berkomitmen menghadirkan pelatihan yang berkualitas, sehingga mampu melahirkan pemimpin birokrasi yang profesional, inovatif, dan memiliki daya saing,” tegasnya.

Sementara itu Kepala LAN RI, Muhammad Taufiq memberikan apresiasi atas kesiapan Kalimantan Selatan dalam kembali menyelenggarakan PKN. Dukungan tersebut menjadi bentuk kepercayaan terhadap kapasitas daerah dalam menjalankan program pengembangan kompetensi ASN secara optimal.

“Kami mengapresiasi komitmen dan kesiapan Kalimantan Selatan sebagai penyelenggara PKN. Ini menunjukkan bahwa daerah memiliki kemampuan yang baik dalam mendukung pengembangan kompetensi ASN secara berkelanjutan,” ujarnya.

Pelaksanaan PKN 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang peningkatan kapasitas individu, tetapi juga mampu mendorong lahirnya kebijakan-kebijakan inovatif yang berdampak langsung pada pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. MC Kalsel/dam

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Pemprov Kalsel Resmikan Kafe Forester 3, Dorong Optimalisasi Aset dan Peningkatan PAD
HLUN 2026 di Kalsel, Dinsos Tegaskan Komitmen Wujudkan Lansia Sehat, Mandiri dan Produktif
Peringati Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan dan Berikan Apresiasi kepada Lansia
Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total
Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga
Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen
Penyaluran TKD di Kalsel Capai Rp6,68 Triliun, DJPb Sebut Dukungan Fiskal Daerah Terus Terjaga
Penyaluran KUR di Kalsel Capai Rp1,81 Triliun, Sektor Pertanian Dominasi Penerima

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 16:38 WITA

Pemprov Kalsel Resmikan Kafe Forester 3, Dorong Optimalisasi Aset dan Peningkatan PAD

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:20 WITA

Peringati Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan dan Berikan Apresiasi kepada Lansia

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:23 WITA

Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WITA

Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:58 WITA

Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen

Berita Terbaru

Adv Tanah Bumbu

MTQN ke-22 Kecamatan Kusan Hulu di Desa Wonorejo Resmi Dibuka

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:34 WITA