IHK Kalsel Naik 4,83 Persen pada Maret 2026

- Kontributor

Kamis, 2 April 2026 - 10:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Maret 2026 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS Provinsi Kalimantan Selatan di 5 kabupaten/kota, pada Maret 2026 terjadi inflasi y-on-y sebesar 4,83 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 107,60 pada Maret 2025 menjadi 112,80 pada Maret 2026. Tingkat inflasi m-to-m sebesar 0,50 persen dan tingkat inflasi y-to-d sebesar 1,57 persen

“Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 4,17 persen; kelompok pakaian dakelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 4,68 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,47 persen; kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar sebesar 8,69 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,41 persen; kelompok kesehatan sebesar 3,55 persen; kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,06 persen; kelompok pendidikan sebesar 3,79 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,73 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 23,34 persen. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok transportasi sebesar 0,28 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,23 persen,” kata Kepala BPS Kalsel, Mukhamad Mukhanif, Banjarbaru, Kamis (2/4/2026).

Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y pada Maret 2026, antara lain: emas perhiasan, tarif listrik, beras, daging ayam ras, ikan nila, sigaret kretek mesin (SKM), telur ayam ras, tarif rumah sakit, ikan papuyu, sewa rumah, ikan peda, kue basah, sekolah dasar, baju muslim wanita, minyak goreng, akademi/perguruan tinggi, mobil, tomat, mie kering instant, pemeliharaan/service, pepaya, pisang, sepeda motor, bumbu masak jadi, sigaret kretek tangan (SKT), ikan kembung/ikan gembung/ ikan banyar/ikan gembolo/ ikan aso-aso, kopi bubuk, udang basah, bawang merah, ikan layang/ ikan benggol, ikan tongkol/ ikan ambu-ambu, bakso siap santap.

Sementara komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi m-to-m pada Maret 2026, antara lain: ikan nila, telur ayam ras, cabai merah, cabai rawit, tomat, bensin, beras, bawang merah, ikan papuyu, udang basah, jagung manis. Sedangkan komoditas yang memberikan andil/sumbangan deflasi m-to-m, antara lain: emas perhiasan, angkutan udara, ketimun, kacang panjang, sawi hijau, ikan gabus.

Pada Maret 2026, kelompok pengeluaran yang memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y,
yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,48 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,02 persen; kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,17 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,02 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,12 persen; kelompok pendidikan sebesar 0,14 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,09 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 1,83 persen.

“ Sementara kelompok pengeluaran yang memberikan andil/sumbangan deflasi y-on-y, yaitu: kelompok
transportasi sebesar 0,03 persen dan kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen. Kelompok rekreasi, olahraga dan budaya tidak memberikan andil baik sebagai pendorong maupun penahan inflasi,” kata Mukhanif. MC Kalsel/scw

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Jelang Pelaksanaan PKN Tingkat II, BPSDMD Kalsel Perkuat Koordinasi dan Persiapan
Pemprov Kalsel Resmikan Kafe Forester 3, Dorong Optimalisasi Aset dan Peningkatan PAD
HLUN 2026 di Kalsel, Dinsos Tegaskan Komitmen Wujudkan Lansia Sehat, Mandiri dan Produktif
Peringati Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan dan Berikan Apresiasi kepada Lansia
Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total
Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga
Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen
Penyaluran TKD di Kalsel Capai Rp6,68 Triliun, DJPb Sebut Dukungan Fiskal Daerah Terus Terjaga

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:17 WITA

Jelang Pelaksanaan PKN Tingkat II, BPSDMD Kalsel Perkuat Koordinasi dan Persiapan

Senin, 1 Juni 2026 - 16:38 WITA

Pemprov Kalsel Resmikan Kafe Forester 3, Dorong Optimalisasi Aset dan Peningkatan PAD

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:24 WITA

HLUN 2026 di Kalsel, Dinsos Tegaskan Komitmen Wujudkan Lansia Sehat, Mandiri dan Produktif

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:20 WITA

Peringati Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan dan Berikan Apresiasi kepada Lansia

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:23 WITA

Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total

Berita Terbaru

Adv Tanah Bumbu

MTQN ke-22 Kecamatan Kusan Hulu di Desa Wonorejo Resmi Dibuka

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:34 WITA