Pertemuan Petugas AKI, Dislutkan Kalsel Perkuat Validitas Pemanfaatan Data Konsumsi Ikan

- Kontributor

Senin, 6 April 2026 - 13:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Pertemuan Petugas Angka Konsumsi Ikan (AKI) secara daring sebagai upaya memperkuat validitas dan pemanfaatan data konsumsi ikan di daerah. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel, Rusdi Hartono, yang diwakili oleh Sekretaris Dinas, Nadiyah.

Dalam sambutannya, Nadiyah menegaskan bahwa penghitungan Angka Konsumsi Ikan (AKI) memiliki peran strategis karena berkaitan langsung dengan kebutuhan pasokan ikan, preferensi konsumsi masyarakat, hingga pemenuhan gizi terutama protein hewani dari ikan.

“Data AKI sangat penting sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan, baik untuk memastikan ketersediaan ikan maupun dalam meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat. Ini juga menjadi indikator penting dalam melihat kecukupan protein hewani dari ikan,” ujar Nadiyah di Banjarbaru, Senin (6/4/2026)

Ia menjelaskan, data AKI diperoleh dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Saat ini, istilah yang digunakan adalah Konsumsi Ikan Masyarakat (KIM) dengan satuan kilogram per kapita per tahun.

Menurutnya, KIM tidak hanya menggambarkan tingkat konsumsi ikan, tetapi juga memberikan informasi terkait jenis ikan yang diminati masyarakat di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Data ini menjadi instrumen penting dalam perencanaan produksi, pengelolaan stok ikan, serta pengambilan kebijakan sektor perikanan secara berkelanjutan.

Berdasarkan data terbaru, KIM Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2025 mencapai 37,78 kg/kapita/tahun. Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 35,97 kg/kapita/tahun.

“Peningkatan ini menunjukkan adanya tren positif dalam konsumsi ikan masyarakat Kalsel. Selain itu, secara nasional posisi kita juga mengalami kenaikan, dari peringkat 15 pada tahun 2024 menjadi peringkat 13 di tahun 2025,” tambahnya.

Melalui pertemuan ini, DKP Kalsel berharap para petugas AKI dapat meningkatkan pemahaman serta kapasitas dalam pengolahan dan pemanfaatan data, sehingga mampu menghasilkan informasi yang akurat dan mendukung perumusan kebijakan pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Kalimantan Selatan. MC Kalsel/scw

Berita Terkait

20 Klien Disabilitas Perempuan Angkatan VIII Tahun 2026 Lulus Program Rehabilitasi Sosial di PRSPD Iskaya Banaran
Kampung Putra Bulu, Destinasi Wisata Berbasis BUMDes yang Memberdayakan Pemuda Lokal
Pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Perkuat Sinergi, Menjaga Stabilitas, dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah 
Pemprov Kalsel Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Aset Pasca Raih WTP ke-13
Ribuan Goweser Taklukkan Jalur Ekstrem Kiram, Hadiah Umrah Jadi Magnet Utama
Dinsos Kalsel Lepas 20 Klien Program Rehabilitasi Sosial Angkatan VIII PRSPD Iskaya Banaran
Lima Langkah Strategis Disiapkan Pemprov Kalsel Tingkatkan Kinerja GWPP
Di FGD Keja Sama Industri, Disperin Kalsel Fokus Dorong Hilirisasi Industri

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:47 WITA

20 Klien Disabilitas Perempuan Angkatan VIII Tahun 2026 Lulus Program Rehabilitasi Sosial di PRSPD Iskaya Banaran

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:44 WITA

Kampung Putra Bulu, Destinasi Wisata Berbasis BUMDes yang Memberdayakan Pemuda Lokal

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:09 WITA

Pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Perkuat Sinergi, Menjaga Stabilitas, dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah 

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:05 WITA

Pemprov Kalsel Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Aset Pasca Raih WTP ke-13

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:03 WITA

Ribuan Goweser Taklukkan Jalur Ekstrem Kiram, Hadiah Umrah Jadi Magnet Utama

Berita Terbaru