Pemprov Kalsel Gelar Rakor Teknis Penataan Ruang dan Pertanahan, Bahas LP2B dan Pengadaan Tanah

- Kontributor

Kamis, 9 April 2026 - 14:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Teknis Penataan Ruang dan Pertanahan se-Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota untuk menyinergikan kebijakan serta menyatukan langkah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di sektor penataan ruang dan pertanahan.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, menyampaikan bahwa terdapat dua isu utama yang saat ini menjadi perhatian, yakni penyusunan rencana tata ruang dengan ketentuan penetapan 87 persen Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) pada kawasan lahan baku sawah, serta pengadaan tanah yang komprehensif.

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mendukung visi pembangunan nasional, termasuk mewujudkan target Indonesia Emas 2045 serta Asta Cita yang diusung Presiden Prabowo Subianto.

“Diperlukan sinergitas antara program pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota agar tercipta keselarasan, efektivitas, dan keberlanjutan pembangunan yang mampu menjawab tantangan baik di tingkat nasional maupun daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, dinamika revisi dan peninjauan kembali Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di kabupaten/kota, serta kebijakan pengendalian alih fungsi lahan sawah, menuntut adanya forum koordinasi yang intensif. Rakor ini diharapkan mampu mengidentifikasi berbagai permasalahan sekaligus merumuskan langkah-langkah teknis untuk mempercepat penyusunan rencana tata ruang.

Di sisi lain, pengadaan tanah juga menjadi perhatian penting seiring perkembangan regulasi nasional. Pengadaan tanah kini tidak hanya dipandang sebagai proses administratif, tetapi sebagai bagian integral dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang menjunjung tinggi kepastian hukum, transparansi, akuntabilitas, serta perlindungan hak masyarakat.

Pada tahun 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Bidang Penataan Ruang dan Pertanahan melaksanakan sejumlah kegiatan strategis, di antaranya pengadaan tanah untuk pembangunan stadion bertaraf internasional serta pembangunan Jalan Lintas Tengah Kalimantan guna meningkatkan konektivitas wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, pemerintah provinsi juga tengah menyiapkan Peraturan Gubernur terbaru tentang Pedoman Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum. Regulasi ini diharapkan menjadi landasan operasional yang adaptif terhadap perkembangan kebijakan nasional, sekaligus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik.

“Penguatan aspek perencanaan, penilaian ganti kerugian yang adil, serta penyelesaian sengketa secara transparan menjadi hal yang sangat penting dalam implementasi pengadaan tanah,” tambahnya.

Melalui rakor ini, para peserta diharapkan dapat saling bertukar informasi terkait perkembangan di daerah masing-masing, sekaligus menyampaikan berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi.

Pemprov Kalsel juga berharap forum ini dapat menghasilkan solusi konkret, khususnya dalam pemenuhan LP2B dalam penyusunan rencana tata ruang, serta optimalisasi pelaksanaan pengadaan tanah yang selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. MC Kalsel/tgh

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru