Tantangan Besar Pariwisata Kalsel: Menyatukan Langkah 13 Daerah

- Kontributor

Kamis, 9 April 2026 - 10:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan menyoroti pentingnya kolaborasi lintas daerah dalam menghadapi tantangan pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tahun 2026 yang mempertemukan pemerintah provinsi, pusat, serta 13 kabupaten/kota.

Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan, Iwan Fitriady menegaskan bahwa tantangan utama dalam memajukan pariwisata daerah bukan hanya pada program, tetapi pada bagaimana menyatukan persepsi dan langkah antarwilayah.

“Penting sekali penyelarasan program ini, keterkaitan antara provinsi dan kabupaten/kota, termasuk juga penyamaan pemahaman serta konsolidasi dengan pemerintah pusat,” ujar Iwan, Banjarmasin, Kamis (9/4/2026).

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tidak dapat bergerak sendiri tanpa dukungan penuh dari pemerintah kabupaten dan kota. Sinergi menjadi kunci agar setiap program yang dijalankan mampu memberikan hasil optimal dan saling mendukung.

“Kuncinya adalah harus fokus dan kerja bersama-sama. Tidak bisa provinsi berjalan sendiri tanpa dukungan kabupaten/kota. Tantangannya di situ, dan kita berharap sinergi ini terus terjaga,” tambahnya.

Rakornis ini juga menjadi forum strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan berbagai instansi, seperti Bappeda, Badan Pusat Statistik, Geopark Meratus, hingga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Keterlibatan berbagai pihak ini diharapkan mampu mendorong perencanaan yang lebih terintegrasi dan berbasis data.

Selain itu, penguatan kelembagaan di tingkat masyarakat, seperti Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), turut menjadi perhatian dalam mendukung pengelolaan objek dan daya tarik wisata secara berkelanjutan.

“Melalui forum ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat komitmen bersama dalam menghadapi tantangan sekaligus memaksimalkan potensi pariwisata daerah sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi Banua,” pungkasnya. MC Kalsel/Jml

Berita Terkait

Pemprov Kalsel Resmikan Kafe Forester 3, Dorong Optimalisasi Aset dan Peningkatan PAD
HLUN 2026 di Kalsel, Dinsos Tegaskan Komitmen Wujudkan Lansia Sehat, Mandiri dan Produktif
Peringati Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan dan Berikan Apresiasi kepada Lansia
Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total
Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga
Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen
Penyaluran TKD di Kalsel Capai Rp6,68 Triliun, DJPb Sebut Dukungan Fiskal Daerah Terus Terjaga
Penyaluran KUR di Kalsel Capai Rp1,81 Triliun, Sektor Pertanian Dominasi Penerima

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 16:38 WITA

Pemprov Kalsel Resmikan Kafe Forester 3, Dorong Optimalisasi Aset dan Peningkatan PAD

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:24 WITA

HLUN 2026 di Kalsel, Dinsos Tegaskan Komitmen Wujudkan Lansia Sehat, Mandiri dan Produktif

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:23 WITA

Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WITA

Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:58 WITA

Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen

Berita Terbaru

Adv Tanah Bumbu

MTQN ke-22 Kecamatan Kusan Hulu di Desa Wonorejo Resmi Dibuka

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:34 WITA