Dermaga Pasar Terapung TMII Jadi Sarana Edukasi Budaya bagi Pelajar

- Kontributor

Minggu, 12 April 2026 - 17:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kehadiran Dermaga Pasar Terapung di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) membawa dampak positif bagi dunia pendidikan, khususnya dalam memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda.

Salah satu pengunjung, Tri Purwanti, guru dari SMPN 192 Jakarta, mengaku bangga atas hadirnya wahana tersebut saat ditemui di lokasi, Minggu (12/4/2026).

Menurutnya, dermaga ini menjadi sarana edukasi yang efektif bagi siswa untuk mengenal lebih dekat tradisi masyarakat Kalimantan Selatan tanpa harus berkunjung langsung ke daerah asalnya.

“Ini sangat menyenangkan dan menambah wawasan anak-anak tentang tradisi Kalimantan Selatan. Kita tidak perlu jauh-jauh ke sana, cukup ke TMII sudah bisa mendapatkan pengetahuan yang diinginkan,” ujarnya.

Tri menilai, antusiasme siswa cukup tinggi selama kunjungan. Mereka tidak hanya tertarik pada aktivitas jual beli di pasar terapung, tetapi juga ingin memahami aspek budaya yang lebih mendalam, termasuk istilah-istilah dalam bahasa daerah.

Ia pun memberikan masukan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan agar pengembangan dermaga ke depan lebih memperkuat unsur edukasi. Menurutnya, perlu adanya papan informasi mengenai istilah khas dalam bahasa Banjar, seperti sebutan bagi penjual, pembeli, maupun jenis transaksi. Selain itu, visualisasi kehidupan sehari-hari masyarakat di pasar terapung juga dinilai penting untuk memberikan gambaran budaya yang lebih utuh kepada siswa.

“Tadi anak-anak juga bertanya tentang sebutan dalam bahasa daerah. Jadi selain tradisi jual beli, istilah-istilah kultural itu sangat penting sebagai tambahan pengetahuan,” tambahnya.

Ke depan, keberadaan Dermaga Pasar Terapung diharapkan tidak hanya menjadi objek wisata, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi dan “perpustakaan hidup” yang mampu melestarikan kekayaan budaya Nusantara di tengah ibu kota. MC Kalsel/Jml

Berita Terkait

20 Klien Disabilitas Perempuan Angkatan VIII Tahun 2026 Lulus Program Rehabilitasi Sosial di PRSPD Iskaya Banaran
Kampung Putra Bulu, Destinasi Wisata Berbasis BUMDes yang Memberdayakan Pemuda Lokal
Pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Perkuat Sinergi, Menjaga Stabilitas, dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah 
Pemprov Kalsel Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Aset Pasca Raih WTP ke-13
Ribuan Goweser Taklukkan Jalur Ekstrem Kiram, Hadiah Umrah Jadi Magnet Utama
Dinsos Kalsel Lepas 20 Klien Program Rehabilitasi Sosial Angkatan VIII PRSPD Iskaya Banaran
Lima Langkah Strategis Disiapkan Pemprov Kalsel Tingkatkan Kinerja GWPP
Di FGD Keja Sama Industri, Disperin Kalsel Fokus Dorong Hilirisasi Industri

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:47 WITA

20 Klien Disabilitas Perempuan Angkatan VIII Tahun 2026 Lulus Program Rehabilitasi Sosial di PRSPD Iskaya Banaran

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:44 WITA

Kampung Putra Bulu, Destinasi Wisata Berbasis BUMDes yang Memberdayakan Pemuda Lokal

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:09 WITA

Pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Perkuat Sinergi, Menjaga Stabilitas, dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah 

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:05 WITA

Pemprov Kalsel Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Aset Pasca Raih WTP ke-13

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:03 WITA

Ribuan Goweser Taklukkan Jalur Ekstrem Kiram, Hadiah Umrah Jadi Magnet Utama

Berita Terbaru