Tingkatkan Kapasitas Pelaku Usaha, Disperin Kalsel Gelar Fasilitasi CEFE bagi IKM Sektor Kerajinan

- Kontributor

Senin, 13 April 2026 - 14:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Fasilitasi Creation of Enterprises Formation of Entrepreneurs (CEFE) bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM) sektor kerajinan sebagai upaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar lebih kompetitif dan adaptif terhadap perkembangan pasar.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan, Miftahul Chair, yang diwakili oleh Sekretaris Disperin Kalsel, Firmansyah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa sektor kerajinan memiliki peran penting tidak hanya sebagai penggerak ekonomi, tetapi juga sebagai representasi identitas budaya daerah.

“Sektor kerajinan bukan sekadar aktivitas ekonomi, tetapi juga merupakan cerminan identitas budaya, kreativitas, dan kearifan lokal Banua kita. Di tangan para pelaku IKM kerajinan, nilai-nilai tradisi dapat diolah menjadi produk bernilai tinggi yang mampu menembus pasar lebih luas, bahkan hingga tingkat nasional dan global,” ujar Firmansyah di Banjarmasin, Senin (13/4/2026).

Ia juga menyampaikan bahwa tantangan yang dihadapi pelaku IKM saat ini semakin kompleks, mulai dari persaingan pasar, perubahan tren konsumen, hingga tuntutan inovasi dan digitalisasi. Oleh karena itu, kehadiran program CEFE dinilai sangat strategis dalam menjawab tantangan tersebut.

“Melalui fasilitasi seperti CEFE ini, pelaku IKM tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pembelajaran berbasis pengalaman atau experiential learning. Peserta dilatih untuk berpikir kreatif, berani mengambil keputusan, serta mampu mengelola usaha secara nyata dan terarah,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam menghasilkan produk kerajinan yang unik dan bernilai jual tinggi. Selain itu, peserta juga didorong untuk memperkuat kemampuan manajerial, memahami strategi pemasaran yang efektif termasuk pemanfaatan teknologi digital, serta membangun jejaring usaha yang lebih luas.

“Dengan bekal tersebut, IKM kerajinan kita diharapkan mampu naik kelas, tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” tutup Firmansyah. MC Kalsel/scw

Berita Terkait

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda
Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting
Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya
Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur
Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien
Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH
Pilkades 2026 di Tiga Kabupaten Kalsel Berjalan Lancar, 84 Desa Ikuti Pemilihan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:17 WITA

Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:38 WITA

Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:13 WITA

Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien

Berita Terbaru