Kalsel Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Flu Burung Lewat Workshop TGC

- Kontributor

Selasa, 14 April 2026 - 14:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kesehatan menggelar Workshop Penguatan Tim Gerak Cepat (TGC) Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam Joint Outbreak Investigation (JOI) dan respons Kejadian Luar Biasa (KLB) flu burung, di Banjarbaru, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan daerah menghadapi ancaman penyakit menular, khususnya zoonosis seperti Avian Influenza yang berpotensi menimbulkan dampak luas terhadap kesehatan masyarakat dan stabilitas sosial ekonomi.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalimantan Selatan, Galuh Tantri Narindra, menegaskan bahwa ancaman penyakit menular yang bersumber dari hewan saat ini telah menjadi isu kesehatan global yang memerlukan kewaspadaan tinggi serta kesiapsiagaan lintas sektor.

“Pendekatan One Health menjadi sangat relevan. Kolaborasi antara sektor kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan lingkungan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan,” ujarnya.

Ia menekankan, upaya deteksi dini, respons cepat, serta pengendalian wabah harus dilakukan secara terpadu, sistematis, dan berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, Tim Gerak Cepat (TGC) memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam penanganan kejadian luar biasa.

“Penguatan kapasitas TGC, termasuk dalam aspek koordinasi lintas sektor dan surveilans terintegrasi, menjadi kunci dalam memastikan respons yang cepat, tepat, dan efektif di lapangan,” ungkapnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memperkuat sistem ketahanan kesehatan daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan melindungi masyarakat dari berbagai risiko kesehatan.

Melalui workshop ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi di antara para pemangku kepentingan, sekaligus memperkuat sinergi antara sektor kesehatan, peternakan, dan pihak terkait lainnya. Selain itu, kegiatan ini juga ditujukan untuk meningkatkan kapasitas teknis dan koordinatif TGC dalam menghadapi potensi KLB di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Kalsel juga mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam penyelenggaraan kegiatan, di antaranya Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, serta dukungan dari World Health Organization Indonesia.

“Sinergi lintas sektor ini dinilai menjadi kunci penting dalam memperkuat sistem kewaspadaan dini dan respons cepat terhadap ancaman wabah di Kalimantan Selatan,” pungkasnya. MC Kalsel/scw

Berita Terkait

Pemprov Kalsel Resmikan Kafe Forester 3, Dorong Optimalisasi Aset dan Peningkatan PAD
HLUN 2026 di Kalsel, Dinsos Tegaskan Komitmen Wujudkan Lansia Sehat, Mandiri dan Produktif
Peringati Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan dan Berikan Apresiasi kepada Lansia
Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total
Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga
Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen
Penyaluran TKD di Kalsel Capai Rp6,68 Triliun, DJPb Sebut Dukungan Fiskal Daerah Terus Terjaga
Penyaluran KUR di Kalsel Capai Rp1,81 Triliun, Sektor Pertanian Dominasi Penerima

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 16:38 WITA

Pemprov Kalsel Resmikan Kafe Forester 3, Dorong Optimalisasi Aset dan Peningkatan PAD

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:24 WITA

HLUN 2026 di Kalsel, Dinsos Tegaskan Komitmen Wujudkan Lansia Sehat, Mandiri dan Produktif

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:23 WITA

Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WITA

Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:58 WITA

Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen

Berita Terbaru

Adv Tanah Bumbu

MTQN ke-22 Kecamatan Kusan Hulu di Desa Wonorejo Resmi Dibuka

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:34 WITA