BBTPH Kalsel Kembangkan Inovasi Hidroponik untuk Pembenihan Cabai dan Tomat

- Kontributor

Rabu, 15 April 2026 - 11:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH) Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya menghadirkan inovasi di sektor pertanian, salah satunya melalui pengembangan metode hidroponik untuk pembenihan cabai rawit dan tomat.

Kepala BBTPH Kalsel, Sigid Sarsanto, mengungkapkan bahwa inovasi ini merupakan langkah perdana yang dilakukan pihaknya dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi pembibitan tanaman hortikultura.

“Ini merupakan inovasi perdana kami dalam pembenihan cabai rawit menggunakan sistem hidroponik. Kami mencoba varietas Vanita Rawita F1 untuk melihat potensi pertumbuhannya tanpa menggunakan media tanah,” ujar Sigid, Rabu (15/4/2026). 

Menurutnya, penggunaan metode hidroponik menjadi alternatif di tengah keterbatasan dan penurunan kualitas lahan tanah. Dengan sistem ini, tanaman diharapkan dapat tumbuh lebih optimal karena nutrisi yang diberikan dapat terkontrol dengan baik.

Saat ini, tanaman cabai yang dikembangkan melalui metode hidroponik tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Bahkan, dalam waktu sekitar satu bulan ke depan diperkirakan sudah mulai memasuki fase berbunga.

“Kalau sesuai perkiraan, sebulan ke depan tanaman ini sudah mulai berbunga. Nanti akan kami evaluasi kembali untuk pengembangan tahap selanjutnya,” jelasnya.

Selain cabai rawit, BBTPH Kalsel juga mulai mengembangkan pembenihan tomat dengan metode serupa. Namun, untuk tanaman tomat masih berada pada tahap persemaian sehingga belum dapat dipindahkan ke tahap berikutnya.

“Untuk tomat, saat ini masih dalam tahap persemaian. Pertumbuhannya masih awal, jadi belum bisa dipindahkan. Namun, ini menjadi bagian dari pengembangan ke depan,” jelasnya.

Melalui inovasi ini, BBTPH Kalsel berharap dapat meningkatkan ketersediaan benih unggul hortikultura sekaligus mendorong modernisasi pertanian di daerah. Pemanfaatan teknologi hidroponik juga diharapkan mampu menjadi solusi bagi petani dalam menghadapi tantangan keterbatasan lahan serta perubahan kondisi lingkungan. MC Kalsel/tgh

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Kalsel Raih Prestasi Membanggakan di PENAS Petani Nelayan XVII Gorontalo 2026
Dinsos Kalsel Dorong Kemandirian Anak dan Remaja Melalui Program Rehabilitasi Sosial PPRSAR Mulia Satria
Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru Kenalkan Program Melalui Open House
Sekolah Rakyat Dinilai Efektif Memutus Mata Rantai Kemiskinan
Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Pemprov Kalsel Gelar Rapat Koordinasi Teknis TPID
PPRSAR Mulia Satria Berikan Pembinaan Lanjutan dan Bantuan Usaha bagi Klien yang Lulus Rehabilitasi
Seminar Nasional Hukum UNISKA, Gubernur Kalsel Tekankan Keseimbangan Penegakan Hukum dan Kepastian Berusaha
FKP BBPOM di Banjarbaru, Pastikan Perbaikan Pelayanan Publik Lebih Responsif

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:04 WITA

Kalsel Raih Prestasi Membanggakan di PENAS Petani Nelayan XVII Gorontalo 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:59 WITA

Dinsos Kalsel Dorong Kemandirian Anak dan Remaja Melalui Program Rehabilitasi Sosial PPRSAR Mulia Satria

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:51 WITA

Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru Kenalkan Program Melalui Open House

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:48 WITA

Sekolah Rakyat Dinilai Efektif Memutus Mata Rantai Kemiskinan

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:13 WITA

Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Pemprov Kalsel Gelar Rapat Koordinasi Teknis TPID

Berita Terbaru