Pemprov Kalsel Apresiasi Dialog Ekonomi dan Rakerprov II APINDO 2026

- Kontributor

Sabtu, 18 April 2026 - 16:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya dialog ekonomi serta pembukaan Rapat Kerja dan Konsultasi Provinsi (Rakerprov) II APINDO Kalimantan Selatan Tahun 2026.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalsel, Ariadi Noor. Ia menegaskan, forum ini diharapkan menjadi ruang diskusi yang produktif sekaligus sarana menyatukan visi dalam mendorong pertumbuhan dan daya saing dunia usaha.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan bahwa upaya peningkatan iklim usaha berjalan selaras dengan agenda pembangunan daerah,” ujar Ariadi, Banjarmasin, Sabtu (18/4/2026).

Ia menyebutkan, Kalimantan Selatan saat ini memiliki modal capaian pembangunan yang cukup baik. Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Kalsel tercatat sebesar 5,22 persen, melampaui rata-rata nasional sebesar 5,04 persen.

Selain itu, tingkat kemiskinan berada pada angka 3,73 persen dan termasuk yang terendah secara nasional. Tingkat pengangguran juga lebih rendah dibandingkan capaian nasional, dengan ketimpangan yang relatif terkendali. Di sisi lain, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus menunjukkan peningkatan dan telah melampaui rata-rata nasional.

“Capaian ini menegaskan bahwa arah pembangunan Kalimantan Selatan sudah berada pada jalur yang tepat. Namun ke depan, kita dihadapkan pada tantangan percepatan transformasi ekonomi menuju struktur yang lebih bernilai tambah, berdaya saing, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Melalui visi “Kalsel Bekerja”, Pemerintah Provinsi terus berupaya menjadikan Kalimantan Selatan sebagai gerbang logistik Kalimantan, melalui penguatan infrastruktur strategis, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta percepatan investasi pada sektor unggulan.

Komitmen pemerintah juga diarahkan pada kemudahan berusaha melalui penyederhanaan regulasi, percepatan layanan perizinan, serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Menurut Ariadi, kepastian hukum dan pelayanan publik yang baik menjadi prasyarat utama dalam menumbuhkan kepercayaan dunia usaha. Oleh karena itu, dunia usaha juga diharapkan turut berperan dalam mendorong investasi yang berkualitas, memperkuat hilirisasi industri, memperluas penyerapan tenaga kerja lokal, serta membangun kemitraan produktif dengan pelaku UMKM.

Dalam kesempatan tersebut, turut dilakukan penandatanganan kerja sama antara APINDO Kalimantan Selatan dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya menyelaraskan kebutuhan industri dengan kapasitas dunia pendidikan.

“Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong keterhubungan antara dunia pendidikan dan dunia usaha, sekaligus melahirkan inovasi serta sumber daya manusia yang siap bersaing di tingkat regional maupun nasional,” tambahnya.

Ariadi berharap Rakerprov II APINDO Kalsel ini dapat menghasilkan rumusan program kerja dan rekomendasi yang konkret, aplikatif, serta mampu menjawab tantangan dunia usaha ke depan.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan membuka ruang seluas-luasnya untuk masukan konstruktif sebagai bagian dari upaya bersama dalam menjaga dan meningkatkan iklim usaha yang kondusif,” pungkasnya. MC Kalsel/Rns

Berita Terkait

Pemprov Kalsel Resmikan Kafe Forester 3, Dorong Optimalisasi Aset dan Peningkatan PAD
HLUN 2026 di Kalsel, Dinsos Tegaskan Komitmen Wujudkan Lansia Sehat, Mandiri dan Produktif
Peringati Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan dan Berikan Apresiasi kepada Lansia
Lintasan Atletik Stadion 17 Mei Ditarget Selesai Akhir Juni, Kursi Stadion Diganti Total
Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga
Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen
Penyaluran TKD di Kalsel Capai Rp6,68 Triliun, DJPb Sebut Dukungan Fiskal Daerah Terus Terjaga
Penyaluran KUR di Kalsel Capai Rp1,81 Triliun, Sektor Pertanian Dominasi Penerima

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 16:38 WITA

Pemprov Kalsel Resmikan Kafe Forester 3, Dorong Optimalisasi Aset dan Peningkatan PAD

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:24 WITA

HLUN 2026 di Kalsel, Dinsos Tegaskan Komitmen Wujudkan Lansia Sehat, Mandiri dan Produktif

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:20 WITA

Peringati Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan dan Berikan Apresiasi kepada Lansia

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WITA

Ekonomi Kalsel Tumbuh Solid, DJPb Sebut Kinerja Fiskal dan Perdagangan Tetap Terjaga

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:58 WITA

Kinerja Fiskal Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Belanja Modal Melonjak Hampir 194 Persen

Berita Terbaru

Adv Tanah Bumbu

MTQN ke-22 Kecamatan Kusan Hulu di Desa Wonorejo Resmi Dibuka

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:34 WITA