Antisipasi Kemarau 2026, BPTPH Kalsel Perkuat Pengendalian Hama dan Irigasi

- Kontributor

Rabu, 22 April 2026 - 21:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menghadapi potensi musim kemarau yang diprediksi berlangsung lebih panjang pada tahun 2026, Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Kalimantan Selatan mengambil langkah strategis guna menjaga produktivitas sektor pertanian.

Kepala BPTPH Kalimantan Selatan, Lestari Fatria Wahyuni, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya antisipasi, mulai dari sosialisasi kepada petugas lapangan hingga koordinasi lintas sektor.

“Berdasarkan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, musim kemarau tahun ini diperkirakan terjadi sejak awal Mei dengan puncaknya pada Agustus hingga September. Namun, pola musim di Kalimantan Selatan berbeda-beda sesuai zona masing-masing,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Sebagai langkah awal, BPTPH telah mensosialisasikan informasi tersebut kepada Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) di lapangan. Selain itu, surat peringatan juga telah disampaikan kepada seluruh jajaran terkait, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan.

Dalam menghadapi keterbatasan air, petani didorong untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber air yang tersedia, seperti penggunaan pompa dan saluran irigasi yang masih aktif.

Selain itu, petani juga dianjurkan menanam varietas tanaman yang toleran terhadap kekeringan serta berumur genjah, yakni sekitar 100 hari sudah dapat dipanen.

“Pemilihan varietas menjadi kunci penting agar petani tetap bisa berproduksi di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu,” ungkap Lestari.

Tidak hanya itu, BPTPH juga mengantisipasi peningkatan serangan hama yang kerap terjadi saat musim kemarau. Untuk itu, koordinasi intensif dilakukan dengan dinas pertanian kabupaten/kota, POPT, serta penyuluh pertanian guna memastikan kesiapan langkah pengendalian.

Berdasarkan hasil pengamatan petugas di lapangan, jenis hama yang muncul akan berbeda di setiap wilayah. Oleh karena itu, penyediaan pestisida dilakukan secara spesifik sesuai kebutuhan masing-masing daerah.

“Stok bahan pengendali sudah kami siapkan dan distribusikan hingga ke tingkat Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). Dengan demikian, jika terjadi serangan hama, penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran,” jelasnya.

Melalui berbagai langkah antisipatif tersebut, BPTPH Kalimantan Selatan berharap dampak musim kemarau terhadap sektor pertanian dapat diminimalisir, sehingga ketahanan pangan daerah tetap terjaga. MC Kalsel/tgh

Berita Terkait

Rakernis Dispora Kalsel Perkuat Sinergi Daerah, Fokus Pembinaan Pemuda dan Olahraga Berkelanjutan
Menghitung Hari Jelang Embarkasi Haji Perdana, Fasilitas Bandara Internasional Syamsudin Noor Siap Layani Jemaah Haji
Pengurus MUI Kalsel 2026–2031 Dikukuhkan, Wagub Kalsel Inginkan Penguatan Pendidikan Berakhlak
Perkuat Sinergi, Gubernur Kalsel Hadiri Pemusnahan Uang Palsu oleh Forum Botasupal
Bank Kalsel Ajak Anak-Anak Ikuti Lomba Mewarnai di Pekan AKSEL 2026
Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor, Kalsel Dorong Percepatan Eliminasi TBC Melalui PPM
Pemprov Kalsel Tekankan Penguatan Langkah Strategis Jaga Kualitas Lingkungan
UPTD TPAS Regional Banjarbakula Imbau Pengelolaan Sampah Terpadu di Kawasan Perkantoran

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 22:01 WITA

Rakernis Dispora Kalsel Perkuat Sinergi Daerah, Fokus Pembinaan Pemuda dan Olahraga Berkelanjutan

Rabu, 22 April 2026 - 21:56 WITA

Antisipasi Kemarau 2026, BPTPH Kalsel Perkuat Pengendalian Hama dan Irigasi

Rabu, 22 April 2026 - 21:49 WITA

Menghitung Hari Jelang Embarkasi Haji Perdana, Fasilitas Bandara Internasional Syamsudin Noor Siap Layani Jemaah Haji

Rabu, 22 April 2026 - 21:47 WITA

Pengurus MUI Kalsel 2026–2031 Dikukuhkan, Wagub Kalsel Inginkan Penguatan Pendidikan Berakhlak

Rabu, 22 April 2026 - 21:46 WITA

Perkuat Sinergi, Gubernur Kalsel Hadiri Pemusnahan Uang Palsu oleh Forum Botasupal

Berita Terbaru