Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor, Kalsel Dorong Percepatan Eliminasi TBC Melalui PPM

- Kontributor

Rabu, 22 April 2026 - 18:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Pertemuan Koordinasi dan Perencanaan Penerapan Public Private Mix (PPM) termasuk ekspansi pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) kepada fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) pemerintah dan swasta tingkat provinsi. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna menekan angka kasus Tuberkulosis (TBC).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Diauddin, mengungkapkan bahwa TBC masih menjadi tantangan besar baik secara global maupun nasional. Berdasarkan Global TB Report 2025, Indonesia masih menempati peringkat kedua dengan beban TBC tertinggi di dunia setelah India, dengan estimasi kasus mencapai 1,05 juta hingga 1,09 juta kasus serta angka kematian yang masih signifikan.

“Di Kalimantan Selatan sendiri, data notifikasi kasus TBC pada tahun 2025 mencapai 12.169 kasus. Ini menjadi perhatian serius bagi kita semua dan membutuhkan kerja bersama dari seluruh pemangku kepentingan,” ujar Diauddin di Banjarmasin, Rabu (22/4/2026).

Ia menegaskan, Indonesia telah menetapkan target eliminasi TBC pada tahun 2030 melalui berbagai strategi nasional, termasuk penguatan komitmen pemerintah dan peningkatan akses layanan TBC yang merata dan berkualitas. Peran komunitas, mitra, serta sektor swasta dinilai sangat penting dalam mendukung upaya tersebut.

“Secara nasional, angka terduga TBC, notifikasi kasus, dan jumlah kasus yang diobati menunjukkan peningkatan setiap tahun dalam periode 2020–2025, meskipun masih di bawah target. Hal ini tidak terlepas dari kontribusi sektor swasta seperti dokter praktik mandiri, klinik, maupun rumah sakit swasta dalam implementasi PPM,” jelasnya.

Diauddin menambahkan, PPM merupakan pendekatan kolaboratif yang melibatkan seluruh jejaring layanan TBC, baik pemerintah maupun swasta, secara sistematis dan komprehensif. Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan akses layanan TBC yang bermutu serta berorientasi pada kebutuhan pasien.

“Melalui PPM, kita membangun jejaring layanan TBC yang kuat dan terintegrasi. Harapannya, implementasi ini dapat berjalan optimal di seluruh wilayah Kalimantan Selatan sehingga pelayanan semakin mudah diakses dan berdampak langsung pada penurunan kasus,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan menyusun langkah konkret ke depan, termasuk dalam memperluas cakupan pemberian TPT di berbagai fasyankes.

“Pertemuan ini bukan sekadar forum diskusi, tetapi menjadi wadah untuk menyatukan langkah, menyusun perencanaan yang lebih terarah, serta memastikan ekspansi layanan TPT dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, baik melalui fasilitas kesehatan pemerintah maupun swasta,” pungkas Diauddin.

Dengan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, swasta, dan seluruh pemangku kepentingan, Kalimantan Selatan optimistis dapat mempercepat pencapaian target eliminasi TBC pada tahun 2030. MC Kalsel/scw

Berita Terkait

Hari Buku Sedunia 2026, Dispersip Kalsel Dorong Literasi Melalui Kompetisi Video
Sinkronkan Kebijakan Pusat-Daerah, Disdukcapil Kalsel Bahas Pengelolaan Data Kependudukan
Promosi Investasi Kalsel Jadi Momentum RSUD Ulin Kembangkan Layanan Unggulan Jantung  dan Stroke
Kontingen Orado Kalsel Ikut Kejurnas 2026 di Bogor
YonTP Gelombang I 2026 Disiapkan, TNI AD Perkuat Struktur Satuan
Gubernur Kalsel Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji, Ingatkan Jaga Kesehatan di Tanah Suci
Dinsos Kalsel Dorong Akreditasi LKS untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Sosial
LPTQ Kalsel Bahas Strategi Pembinaan dan Program Kerja Jelang MTQ XXXVII

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:48 WITA

Hari Buku Sedunia 2026, Dispersip Kalsel Dorong Literasi Melalui Kompetisi Video

Jumat, 24 April 2026 - 14:36 WITA

Sinkronkan Kebijakan Pusat-Daerah, Disdukcapil Kalsel Bahas Pengelolaan Data Kependudukan

Jumat, 24 April 2026 - 14:08 WITA

Promosi Investasi Kalsel Jadi Momentum RSUD Ulin Kembangkan Layanan Unggulan Jantung  dan Stroke

Jumat, 24 April 2026 - 14:03 WITA

Kontingen Orado Kalsel Ikut Kejurnas 2026 di Bogor

Jumat, 24 April 2026 - 13:50 WITA

YonTP Gelombang I 2026 Disiapkan, TNI AD Perkuat Struktur Satuan

Berita Terbaru

Daerah

Kontingen Orado Kalsel Ikut Kejurnas 2026 di Bogor

Jumat, 24 Apr 2026 - 14:03 WITA